Konsumsi Air Terkontaminasi, 15.000 Warga Suriah Terjangkit Kolera
Minggu, 23 Oktober 2022 - 16:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Puluhan Ribu Pengungsi Suriah Susun Rencana Masuki Wilayah UE
“Pasokan air dan energi perlahan dibangun kembali, namun air minum masih belum tersedia di banyak rumah tangga,” kata Gärtner. "Dalam beberapa kasus, harga pangan telah naik hampir 500% selama dua tahun terakhir. Orang-orang hampir tidak mampu untuk makan," lanjutnya.
Hal yang sama berlaku untuk air bersih. "Itulah mengapa orang menggunakan persediaan air yang tidak aman dan sering membeli sayuran yang terkontaminasi," jelas Gartner.
Banyak yang menduga asal muasal wabah dapat ditemukan di sungai Efrat. Tidak ada fasilitas pengolahan air di daerah pedesaan di sepanjang sungai, namun banyak masyarakat mengambil rumah tangga mereka dan air minum langsung dari itu, atau dari saluran terbuka.
“Di kota-kota, infrastruktur yang hancur menyebabkan air minum tercemar dan makanan yang terkontaminasi,” kata Lucia Ringtho dari Doctors Without Borders.
“Pasokan air dan energi perlahan dibangun kembali, namun air minum masih belum tersedia di banyak rumah tangga,” kata Gärtner. "Dalam beberapa kasus, harga pangan telah naik hampir 500% selama dua tahun terakhir. Orang-orang hampir tidak mampu untuk makan," lanjutnya.
Hal yang sama berlaku untuk air bersih. "Itulah mengapa orang menggunakan persediaan air yang tidak aman dan sering membeli sayuran yang terkontaminasi," jelas Gartner.
Banyak yang menduga asal muasal wabah dapat ditemukan di sungai Efrat. Tidak ada fasilitas pengolahan air di daerah pedesaan di sepanjang sungai, namun banyak masyarakat mengambil rumah tangga mereka dan air minum langsung dari itu, atau dari saluran terbuka.
“Di kota-kota, infrastruktur yang hancur menyebabkan air minum tercemar dan makanan yang terkontaminasi,” kata Lucia Ringtho dari Doctors Without Borders.
(esn)
Lihat Juga :