Komisi PBB Temukan Kejahatan Perang yang Dilakukan di Ukraina

Minggu, 23 Oktober 2022 - 06:00 WIB
loading...
Komisi PBB Temukan Kejahatan...
Komisi PBB Temukan Kejahatan Perang yang Dilakukan di Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
JENEWA - Sebuah komisi independen PBB menemukan alasan yang masuk akal untuk menyimpulkan bahwa kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia dilakukan di Ukraina sejak awal perang pada akhir Februari.

Kepala urusan politik PBB, Rosemary Di Carlo mengatakan kepada Dewan Keamanan, bahwa Komisi Penyelidikan Internasional Independen tentang Ukraina menyerahkan laporannya ke Majelis Umum minggu ini.

Baca: Iran Kecam Seruan agar PBB Selidiki Penggunaan Drone Shaded-136 di Ukraina

Komisi itu menemukan pasukan Rusia bertanggung jawab atas sebagian besar pelanggaran yang teridentifikasi. Tetapi juga ditemukan bahwa pasukan Ukraina telah melanggar hukum humaniter internasional dalam beberapa kasus.

Komisi tersebut juga mendokumentasikan pola-pola eksekusi singkat, kurungan yang melanggar hukum, penyiksaan, perlakuan buruk, pemerkosaan dan kekerasan seksual lainnya yang dilakukan di daerah-daerah yang diduduki oleh angkatan bersenjata Rusia.

“Lebih dari 6.000 warga sipil tewas di Ukraina, termasuk 397 anak-anak. Sebanyak 9.634 orang terluka. Angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi,'' kata Di Carlo, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (22/10/2022).

Baca: Pasukan Elite AS Siap Perang di Ukraina Jika Konflik Meningkat

Dia juga menyatakan keprihatinan serius tentang penghancuran infrastruktur energi kritis menyusul serangan Rusia baru-baru ini di Ukraina.

''Dikombinasikan dengan melonjaknya harga gas dan batu bara, kerugian yang disebabkan oleh serangan-serangan ini mengancam jutaan warga sipil akan menghadapi kesulitan ekstrem dan bahkan kondisi yang membahayakan jiwa pada musim dingin ini,'' katanya.

Sekitar 30% fasilitas energi telah terkena dampak sejak 10 Oktober di wilayah Kiev, Dnipropetrovsk, Lviv, Kharkiv dan Sumy, menurut pemerintah Ukraina.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved