Militer Turki Bantah Tuduhan Penggunaan Senjata Kimia di Irak Utara

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 04:40 WIB
loading...
Militer Turki Bantah...
Militer Turki Bantah Tuduhan Penggunaan Senjata Kimia di Irak Utara. FOTO/Reuters
A A A
ISTANBUL - Kementerian Pertahanan Turki dan pejabat tinggi pemerintah pada Kamis (20/10/2022) dengan tegas menolak tuduhan bahwa Angkatan Bersenjata Turki telah menggunakan senjata kimia dalam operasi mereka melawan militan Kurdi .

Sebelumnya, pada pekan ini, media yang dekat dengan kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) menerbitkan video yang diklaim menunjukkan senjata kimia yang digunakan oleh tentara Turki untuk melawan PKK di Irak utara.

Baca: AS Tekan Turki Tentang Hubungan dengan Rusia

Secara terpisah, Federasi Kelompok Medis Internasional menerbitkan laporan bulan ini mencari penyelidikan independen terhadap kemungkinan pelanggaran Konvensi Senjata Kimia 1997.

"Tuduhan bahwa Angkatan Bersenjata Turki menggunakan senjata kimia sama sekali tidak berdasar dan tidak benar," kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters. “Semua upaya disinformasi ini adalah perjuangan sia-sia dari organisasi teroris dan sekutunya,” lanjut pernyataan itu.

Ditambahkan pula, amunisi yang dilarang oleh hukum dan perjanjian internasional tidak digunakan oleh, atau dalam inventaris, angkatan bersenjatanya.

PKK ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa dan Amerika Serikat. Lebih dari 40.000 orang telah tewas akibat pemberontakan yang diluncurkan terhadap negara Turki pada tahun 1984.

Baca: Turki Dilaporkan Diam-diam Uji Tembak Rudal Balistik

Dokter Internasional untuk Pencegahan Perang Nuklir (IPPNW), yang mewakili ribuan dokter dan kampanye untuk mencegah kekerasan bersenjata, mengatakan menemukan bukti tidak langsung kemungkinan pelanggaran selama misi September ke Irak utara.

“Kebohongan senjata kimia adalah upaya sia-sia oleh mereka yang mencoba menutupi dan mengaburkan terorisme. Perjuangan kami melawan terorisme akan berlanjut dengan tekad dan tekad," kata juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin di Twitter.

Omer Celik, juru bicara Partai AK pimpinan Presiden Tayyip Erdogan, menggambarkan mereka yang membuat tuduhan senjata kimia sebagai bagian dari “jaringan fitnah keji.”

Dalam laporannya, IPPNW mengatakan Menteri Pertahanan Hulusi Akar secara terbuka mengakui di parlemen Turki tahun lalu penggunaan gas air mata selama operasi melawan PKK di Irak utara.

“Ini merupakan pelanggaran langsung terhadap Konvensi Senjata Kimia dan harus ditindaklanjuti secara hukum oleh komunitas internasional,” katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved