Sempat Dilaporkan Hilang, Pemanjat Tebing Iran Disambut Bak Pahlawan Tiba di Teheran
Rabu, 19 Oktober 2022 - 23:58 WIB
loading...
A
A
A
“Saya tiba-tiba dipanggil dan saya menghadiri kompetisi. Saya entah bagaimana sibuk dengan peralatan, dan itu membuat saya lalai dalam berjilbab,” lanjutnya.
Iran mengamanatkan perempuan mengenakan jilbab saat secara resmi mewakili negara di luar negeri.
Dalam sebuah wawancara Selasa, sebelum pendaki itu tiba kembali di Teheran, saudara laki-lakinya Davoud Rekabi mengatakan kepada kantor berita Tasmin bahwa saudara perempuannya akan selalu bermain dengan mengenakan seragam tim nasional.
“Adik saya berhijab tetapi mengenakan ikat kepala dan sayangnya beberapa orang (memanfaatkan) masalah ini,” katanya.
“Adik saya adalah anak Iran, dan dia akan selalu bermain mengenakan seragam tim nasional. Elnaz milik tanah ini, dan dia akan selalu bermain untuk negara ini,” lanjutnya.
Baca: Terkait Kerusuhan, Iran Keluarkan Peringatan pada Biden
Tidak jelas apakah komentarnya dibuat di bawah tekanan.
Sebuah situs berita yang kritis terhadap rezim Iran, IranWire, menuduh bahwa Rekabi akan dipindahkan ke penjara pada saat kedatangan, mendorong kelompok hak asasi khawatir tentang apa yang akan terjadi padanya.
“Hukuman sudah dimulai,” kata direktur kelompok hak asasi manusia Iran yang berbasis di Norwegia, Mahmood Reza Amiry-Moghaddam kepada CNN.
“Kamu tahu, fakta bahwa dia tidak berkomunikasi selama satu hari penuh…dan kemudian dia hanya menulis satu pesan ini di Instagram-nya. Jadi, tekanan padanya sudah dimulai dari Korea Selatan," katanya.
"Saya tidak berpikir ada yang percaya dengan apa yang dikatakan otoritas Iran," imbuhnya.
Sementara Amnesty International pada hari Senin mengatakan bahwa pihaknya khawatir dengan prospek kembalinya Rekabi.
Iran mengamanatkan perempuan mengenakan jilbab saat secara resmi mewakili negara di luar negeri.
Dalam sebuah wawancara Selasa, sebelum pendaki itu tiba kembali di Teheran, saudara laki-lakinya Davoud Rekabi mengatakan kepada kantor berita Tasmin bahwa saudara perempuannya akan selalu bermain dengan mengenakan seragam tim nasional.
“Adik saya berhijab tetapi mengenakan ikat kepala dan sayangnya beberapa orang (memanfaatkan) masalah ini,” katanya.
“Adik saya adalah anak Iran, dan dia akan selalu bermain mengenakan seragam tim nasional. Elnaz milik tanah ini, dan dia akan selalu bermain untuk negara ini,” lanjutnya.
Baca: Terkait Kerusuhan, Iran Keluarkan Peringatan pada Biden
Tidak jelas apakah komentarnya dibuat di bawah tekanan.
Sebuah situs berita yang kritis terhadap rezim Iran, IranWire, menuduh bahwa Rekabi akan dipindahkan ke penjara pada saat kedatangan, mendorong kelompok hak asasi khawatir tentang apa yang akan terjadi padanya.
“Hukuman sudah dimulai,” kata direktur kelompok hak asasi manusia Iran yang berbasis di Norwegia, Mahmood Reza Amiry-Moghaddam kepada CNN.
“Kamu tahu, fakta bahwa dia tidak berkomunikasi selama satu hari penuh…dan kemudian dia hanya menulis satu pesan ini di Instagram-nya. Jadi, tekanan padanya sudah dimulai dari Korea Selatan," katanya.
"Saya tidak berpikir ada yang percaya dengan apa yang dikatakan otoritas Iran," imbuhnya.
Sementara Amnesty International pada hari Senin mengatakan bahwa pihaknya khawatir dengan prospek kembalinya Rekabi.
Lihat Juga :