Hubungannya dengan Trump Renggang, Kanye West Gebrak Perpolitikan AS
Senin, 06 Juli 2020 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Rencana Kanye West disambut baik Trump. Dia menganggap West merupakan orang baik, tidak seperti yang dibayangkan banyak orang. Dia bahkan menantikan momen bisa bersaing dengan penyanyi rapper tersebut. “Saya harap bisa bersaing melawannya suatu hari nanti,” ucap Trump, seperti dilansir ET.
Tahun lalu, West pun mengungkapkan keinginan menjadi presiden pada 2024 pada Fast Company's Innovation Festival. Dia mempertimbangkan akan menggunakan nama resminya, Christian Genius Billionaire Kanye West. Ternyata para penonton pada acara tersebut justru tertawa dan menganggapnya ucapannya hanya lelucon.
“Mengapa kalian semuanya tertawa?” protes West. “Ketika saya mencalonkan diri untuk presiden 2024, kita akan menciptakan banyak pekerjaan. Ketika saya tidak mencalonkan diri, saya akan tetap maju,” imbuhnya.
Dalam beberapa akhir bulan ini, hubungan antara bintang hip-hop dan Trump cukup renggang. Trump dianggap tidak terlalu memberikan perhatian kepada warga etnik kulit hitam. “Kekuatanmu bukan hanya memilih Demokrat selama sisa umurmu,” kata West. “Itu bukan suatu kekuatan hanya memiliki siapa yang mengatakan kepada kita untuk dipilih. Itu bukan di mana kekuatan itu sebenarnya,” imbuhnya. (Lihat videonya: Nekat Main Tiktok di Jembatan Suramadu, Tiga Emak-emak harus Berurusan dengan Polisi)
Namun demikian, West pernah mengalami masa ketika mengalami kegalauan dalam politik dan menjaga jarak dengan Trump. Pada akhir 2018, dia mengungkapkan bahwa dirinya sudah terbuka lebar dan menjaga jarak dengan politik. “Saya akan fokus menjadi orang yang kreatif,” katanya.
Pertengahan awal 2020, West masih fokus untuk menyelesaikan kontrak dengan Gap GPS senilai USD100 juta. Dia juga telah merilis dua lagu baru, termasuk “Wash Us in the Blood”. (Andika H Mustaqim)
Tahun lalu, West pun mengungkapkan keinginan menjadi presiden pada 2024 pada Fast Company's Innovation Festival. Dia mempertimbangkan akan menggunakan nama resminya, Christian Genius Billionaire Kanye West. Ternyata para penonton pada acara tersebut justru tertawa dan menganggapnya ucapannya hanya lelucon.
“Mengapa kalian semuanya tertawa?” protes West. “Ketika saya mencalonkan diri untuk presiden 2024, kita akan menciptakan banyak pekerjaan. Ketika saya tidak mencalonkan diri, saya akan tetap maju,” imbuhnya.
Dalam beberapa akhir bulan ini, hubungan antara bintang hip-hop dan Trump cukup renggang. Trump dianggap tidak terlalu memberikan perhatian kepada warga etnik kulit hitam. “Kekuatanmu bukan hanya memilih Demokrat selama sisa umurmu,” kata West. “Itu bukan suatu kekuatan hanya memiliki siapa yang mengatakan kepada kita untuk dipilih. Itu bukan di mana kekuatan itu sebenarnya,” imbuhnya. (Lihat videonya: Nekat Main Tiktok di Jembatan Suramadu, Tiga Emak-emak harus Berurusan dengan Polisi)
Namun demikian, West pernah mengalami masa ketika mengalami kegalauan dalam politik dan menjaga jarak dengan Trump. Pada akhir 2018, dia mengungkapkan bahwa dirinya sudah terbuka lebar dan menjaga jarak dengan politik. “Saya akan fokus menjadi orang yang kreatif,” katanya.
Pertengahan awal 2020, West masih fokus untuk menyelesaikan kontrak dengan Gap GPS senilai USD100 juta. Dia juga telah merilis dua lagu baru, termasuk “Wash Us in the Blood”. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Lihat Juga :