Ibu Kota Ukraina Diguncang 3 Ledakan, Diduga Serangan Drone Kamikaze Rusia
Senin, 17 Oktober 2022 - 12:35 WIB
loading...
Ledakan hebat guncang pusat kota Kiev, Ibu Kota Ukraina, Senin (17/10/2022) pagi. Ada tiga ledakan di ibu kota, diduga akibat serangan drone kamikaze Rusia. Foto/Twitter via The Mirror
A
A
A
KIEV - Tiga ledakan mengguncang di Ibu Kota Ukraina , Kiev, pada Senin (17/10/2022) pagi. Itu diduga akibat dari serangan drone kamikaze yang dioperasikan militer Rusia .
Rentetan ledakan hebat terdengar di Distrik Shevchenkivskiy sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat, dengan salah satunya terjadi di dekat stasiun kereta api.
Ukraina meyakini, tiga ledakan itu diakibatkan oleh serangan drone kamikaze Rusia.
Menulis di media sosial, Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan beberapa properti perumahan telah rusak akibat ledakan dan tim penyelamat telah dikerahkan.
Baca juga: Israel Didesak Pasok Senjata ke Ukraina, Ikuti Jejak AS dan NATO
"Ledakan di Distrik Shevchenkiv—di pusat ibu kota. Semua layanan hadir di tempat. Detailnya nanti. Peringatan udara berlanjut. Tetap di tempat penampungan!” tulis Klitschko di Telegram, seperti dikutip The Mirror.
Kepala Staf Presiden Ukraina, Andriy Yermak, menulis di Telegram: "Rusia berpikir itu akan membantu mereka, tetapi tindakan seperti itu hanya kejang-kejang mereka."
Rentetan ledakan hebat terdengar di Distrik Shevchenkivskiy sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat, dengan salah satunya terjadi di dekat stasiun kereta api.
Ukraina meyakini, tiga ledakan itu diakibatkan oleh serangan drone kamikaze Rusia.
Menulis di media sosial, Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan beberapa properti perumahan telah rusak akibat ledakan dan tim penyelamat telah dikerahkan.
Baca juga: Israel Didesak Pasok Senjata ke Ukraina, Ikuti Jejak AS dan NATO
"Ledakan di Distrik Shevchenkiv—di pusat ibu kota. Semua layanan hadir di tempat. Detailnya nanti. Peringatan udara berlanjut. Tetap di tempat penampungan!” tulis Klitschko di Telegram, seperti dikutip The Mirror.
Kepala Staf Presiden Ukraina, Andriy Yermak, menulis di Telegram: "Rusia berpikir itu akan membantu mereka, tetapi tindakan seperti itu hanya kejang-kejang mereka."
Lihat Juga :