Naik Kereta, Pasukan Rusia Tiba di Belarusia

Minggu, 16 Oktober 2022 - 00:45 WIB
loading...
Naik Kereta, Pasukan...
Dua tentara saling memberikan hormat saat bertemu di Belarusia. Foto/Belarusian Defense Ministry
A A A
MINSK - Kereta pertama yang membawa tentara Rusia ke Belarusia telah mencapai tujuan mereka. Kementerian Pertahanan (Kemhan) Belarusia mengumumkan hal itu pada Sabtu (16/10/2022).

Ini terjadi setelah Moskow dan Minsk sepakat awal pekan ini untuk mengerahkan pasukan gabungan sebagai tanggapan atas peningkatan aktivitas militer NATO di perbatasan Belarusia.

Kemhan Belarusia mengatakan, "Keputusan membuat pengelompokan pasukan regional telah diambil dan dilaksanakan semata-mata untuk mempertahankan perbatasan Negara Kesatuan di tengah aktivitas yang sedang berlangsung di daerah perbatasan."

Baca juga: Putin: Para Pemimpin Jerman Lebih Peduli NATO daripada Rakyat Sendiri

Didirikan pada tahun 1999, Union State adalah organisasi yang terdiri dari Rusia dan Belarusia serta berusaha mempromosikan kerja sama antara kedua negara.

Pasukan Rusia telah tiba di negara tetangga itu setelah Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengumumkan pekan ini bahwa Moskow dan Minsk telah setuju mengerahkan pasukan sekutu di tanah Belarusia.

Langkah itu, katanya, datang sebagai tanggapan atas meningkatnya agresi dari Kiev dan Barat.

Baca juga: Merkel Bela Kesepakatan Gas Rusia yang Sangat Rasional

Pada saat itu, dia juga menjelaskan bahwa mengingat konflik militer yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, “sekitar 70.000” anggota layanan Belarusia akan menjadi bagian terbesar dari pasukan.

Dia menambahkan, bagaimanapun akan ada “lebih dari seribu tentara Rusia.”

Di tengah ketegangan yang meningkat dengan Barat dan Ukraina, pekan lalu Belarusia juga menuduh Kiev "berencana melakukan serangan" di negara tetangga.

Ukraina dengan keras membantah tuduhan ini, menambahkan bahwa itu mungkin bagian dari rencana Rusia untuk “melakukan provokasi.”

Sebelum itu, Lukashenko mengecam Kiev atas dugaan upaya mengatur provokasi di perbatasan Belarusia.

Dia mengklaim Ukraina telah mengumpulkan 15.000 tentara di daerah itu sambil melakukan pengintaian dan menyiapkan posisi tembak.

Belarusia, sekutu lama Moskow, mengizinkan pasukan Rusia menggunakan wilayahnya untuk melancarkan operasi militer melawan Ukraina pada akhir Februari.

Minsk telah menolak klaim pejabat di Kiev bahwa pasukannya terlibat langsung dalam aksi melawan pasukan Ukraina.

Lukashenko menegaskan kembali pekan lalu bahwa peran negaranya dalam konflik terbatas pada pertahanan diri dan, juga, untuk memastikan “tidak ada yang akan menembak orang Rusia dari belakang” dari wilayah Belarusia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved