Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 23:00 WIB
loading...
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Utara melakukan uji tembak rudal hipersonik di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara, 5 Januari 2022. Foto/KCNA/REUTERS
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) memberikan sanksi kepada Korea Utara (Korut) atas serangkaian uji coba rudal baru-baru ini.

Ini merupakan langkah pertama dalam hampir lima tahun, menurut pengumuman Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Korsel pada Jumat (14/10/2022).

“Kami sangat mengutuk rangkaian provokasi rudal terbaru Korea Utara dengan frekuensi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan memperkenalkan penggunaan nuklir taktis terhadap kami,” ungkap Kemlu Korsel.

Baca juga: Korut Tembakkan Rudal setelah Kerahkan Jet Tempur ke Perbatasan Korsel

Selanjutnya dikatakan Seoul akan memasukkan daftar hitam 15 individu Korea Utara dan 16 organisasi yang berkontribusi pada program pengembangan nuklir dan rudal Pyongyang serta membantunya menghindari sanksi.

Daftar tersebut menargetkan Kementerian Industri Roket Korea Utara, Kementerian Kelautan, Kementerian Industri Minyak Mentah, cabang maskapai penerbangan Korea Utara Air Koryo, dan beberapa perusahaan pelayaran.

Kementerian Luar Negeri Korsel menyatakan semua individu dan organisasi yang disebutkan telah diberi sanksi oleh Amerika Serikat (AS) antara Desember 2016 dan Mei 2022.

Korsel juga mencatat sanksi tambahan akan membantu memblokir dan mengurangi “transaksi uang ilegal”.

Langkah itu juga akan berfungsi untuk “meningkatkan kerja sama dengan sekutu (Korea Selatan) seperti AS, Jepang dan Australia,” yang bersikeras memperkenalkan sanksi sepihak.

Terakhir kali Korea Selatan memberlakukan sanksi sepihak pada tetangga utaranya adalah Desember 2017, ketika negara itu memasukkan 20 organisasi dan 12 individu ke daftar hitam untuk menanggapi pengujian rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-15.

Pada Rabu, Korea Utara mengatakan berhasil menguji dua rudal jelajah, yang diklaim mencapai target 2.000 km jauhnya.

Pekan ini, pasukan nuklir Korea Utara juga dilaporkan berhasil menyelesaikan tes simulasi pemuatan hulu ledak taktis ke dalam silo tersembunyi.

Menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikelola pemerintah Pyongyang, tes terbaru adalah bagian dari latihan Korea Utara yang dimaksudkan memastikan Korut dapat "memusnahkan" target potensial Korea Selatan dan AS.

Pada Senin, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol memperingatkan kawasan itu menghadapi "kenyataan keamanan yang serius" di tengah gempuran senjata nuklir Pyongyang.

“Peluncuran rudal balistik Korea Utara baru-baru ini dilakukan sebagai tanggapan atas latihan militer skala besar oleh AS dan Korea Selatan,” papar KCNA.

Pemimpin Korut Kim Jong-un memperingatkan, "Kejengkelan situasi yang tidak bertanggung jawab oleh rezim AS dan Korea Selatan akan memicu respons yang lebih kuat oleh Pyongyang.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Kim Jong-un Pamer Kekuatan,...
Kim Jong-un Pamer Kekuatan, Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Korut
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved