Ketegangan Meningkat, 11 Pembom Nuklir Rusia 'Parkir' Dekat Perbatasan NATO

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 20:27 WIB
loading...
Ketegangan Meningkat,...
Sebelas pembom strategis - Tu-160 berwarna merah dan Tu-95 berwarna kuning - terlihat di dekat perbatasan Norwegia. Foto/LBC/Planet Labs
A A A
WASHINGTON - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengerahkan 11 pesawat pembom yang mampu membawa senjata nuklir hanya beberapa mil dari perbatasan NATO. Penampakan itu diabadikan oleh operator citra satelit Planet Labs.

Operator satelit yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu mendeteksi peningkatan kehadiran pesawat pembom strategis Rusia, Tu-160 dan Tu-95, kurang dari 20 mil dari perbatasan dengan Norwegia.

Citra satelit yang diambil pada 7 Oktober itu menunjukkan tujuh pembom strategis Tu-160 dan empat pesawat Tu-95 di pangkalan udara Rusia Olenya di Semenanjung Kolskyi.

Pengungkapan tersebut berasal dari Faktisk.no - situs pengecekan fakta independen Norwegia - yang memperoleh data dari operator satelit Planet Labs seperti dilansir dari LBC, Jumat (14/10/2022).

Baca: Pejabat Sekutu: Serangan Nuklir Rusia di Ukraina Akan Picu Respons Fisik NATO

Jet Tu-160, pesawat tempur Mach 2 terbesar dan terberat yang pernah dibuat, mampu terbang 7.500 mil tanpa henti, tanpa pengisian bahan bakar dan dapat membawa hingga 12 rudal nuklir jarak pendek.

Sedangkan pembom strategis Tu-95 - yang dikenal sebagai Bears - termasuk beberapa pesawat terbesar di angkatan udara Putin, yang mampu mengangkut rudal jelajah dan bom nuklir besar.

Penumpukan di pangkalan udara itu menyusul keprihatinan internasional atas laporan lain dua minggu lalu, ketika The Jerusalem Post mengungkapkan ada penempatan yang tidak biasa dari tujuh pengebom nuklir di pangkalan udara itu.

Penampakan ini disorot oleh perusahaan intelijen Israel, ImageSat International, yang mendeteksi kehadiran tidak teratur dari pembom Tu-160 dan Tu-95.

Baca: Mantan Presiden Medvedev: NATO Mengakui Sedang Berperang dengan Rusia

Pesawat-pesawat Armageddon ini biasanya ditempatkan di Pangkalan Udara Engels, 450 mil sebelah tenggara Moskow.

Pesawat pembom ditempatkan sekitar 115 mil jauhnya dari perbatasan anggota NATO Norwegia, dan sekitar 95 mil dari negara yang akan segera menjadi anggota aliansi keamanan itu, Finlandia. Mereka juga dapat digunakan dengan senjata konvensional.

NATO mengadakan pertemuan tertutup kemarin saat aliansi itu terus maju dengan rencana untuk latihan nuklir.

Putin menghadapi bencana militer saat pasukannya didorong kembali oleh Ukraina. Kondisi ini telah memicu ketakutan dia bisa melakukan sesuatu dan bahkan berpotensi membuat ancamannya menjadi nuklir.

Baca: NATO Bersiap untuk Latihan Nuklir di Tengah Kecemasan Akan Ancaman Putin

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved