Jika Digulingkan, Lima Orang Ini Jadi Kandidat Suksesor Putin
Kamis, 13 Oktober 2022 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A

Foto: TASS
Pria berusia 60 tahun itu adalah wakil kepala staf pertama di kantor Putin, dan dia dipuji karena meluncurkan karir Putin dengan memberinya posisi teratas di badan keamanan utama Kremlin, Federal Security Service (FSB).
Kiriyenko sekarang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengelola pencaplokan wilayah Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson di Ukraina, sebuah tugas yang muncul saat komunitas internasional mengecam referendum yang diadakan di wilayah tersebut sebagai sesuatu yang tidak sah.
"Dia terus-menerus di mata publik dan mengatakan apa yang disukai presiden (untuk didengar)," kata seorang sumber Kremlin kepada Meduza.
3. Dmitry dan Nikolai Patrushev

Foto: Newsweek
Menteri Pertanian Rusia, Dmitry Patrushev, adalah putra kepala Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev. Nama pasangan ini juga disebut-sebut sebagai calon penerus Putin.
Stephen Hall, dosen politik di University of Bath, mengatakan kepada Newsweek bahwa Kremlin telah membicarakan pasangan itu untuk waktu yang sangat lama.
"Nikolai Patrushev telah sangat baik di masa lalu dalam memanipulasi apa yang diperlukan, dan dia sangat pandai memainkan semua sisi serta mempertahankan kekuasaannya. Jadi sangat mungkin (bahwa dia bisa menggantikan Putin)," kata Hall.
Sir Richard Dearlove, yang menjabat sebagai kepala Badan Intelijen Rahasia Inggris dari 1999 hingga 2004, juga mengatakan pada Juli lalu bahwa Nikolai Patrushev, sekutu lama Putin, adalah kandidat yang paling mungkin.
4. Yevgeny Prigozhin

Foto: Al Jazeera
Prigozhin, pendiri Grup Wagner, telah menjadi berita utama dalam beberapa pekan terakhir karena secara terbuka mengejek militer Putin di tengah serangkaian serangan balasan yang berhasil dilakukan oleh Kiev di selatan dan timur laut Ukraina.
Hall, menanggapi penilaian pakar militer Rusia Oleg Zhdanov bahwa Prigozhin dapat mengubah Putin, mengatakan dia mungkin "berada di belakang layar, sebagai dalang."
Hall juga mengatakan Prigozhin juga bisa memasukkan Medvedev sebagai presiden boneka saat dia bertindak di belakang layar.
"Kami melihat ini mungkin, dia punya kelompok paramiliternya sendiri, Grup Wagner, dan mereka adalah undang-undang tersendiri, karena dia memang memiliki masalah, secara konstitusional dan tentu saja, Konstitusi dapat diubah. Tidak seorang pun dengan kriminal rekor bisa jadi presiden," kata Hall.
Lihat Juga :