Drone AS Berada di Balik Ledakan Jembatan Crimea?
Kamis, 13 Oktober 2022 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
"Lagi pula, pada saat ledakan, ada gelombang di bawah bagian yang runtuh, sementara di bawah yang lain tidak ada," sambung laporan itu.
"Ini mungkin hasil dari pengoperasian pesawat tak berawak udara atau air," kata laporan itu seperti dilansir dari Newsweek, Kamis (13/10/2022).
Laporan tersebut menunjukkan bahwa dalam rekaman dari kamera yang dipasang di bagian rel kereta api jembatan, sebuah benda putih terlihat di antara dua pilar, yang "bergerak dengan air."
“Sebuah drone air untuk operasi khusus sudah ditemukan di dekat pantai Sevastopol. Itu mungkin dikirim ke Angkatan Bersenjata kami dari AS pada bulan April,” kata laporan Molfar.
Laporan itu juga mencatat sebuah pesawat tak berawak buatan Ukraina mungkin bertanggung jawab atas ledakan itu, karena pesawat tak berawak Ukraina secara teratur beroperasi di wilayah Crimea.
Baca: Ada Gelombang Misterius di Bawah Jembatan Crimea Sebelum Ledakan, Ukraina Gunakan Perahu?
"Versi ini dikonfirmasi oleh fakta bahwa landasan jalan robek dari pengencangnya, tetapi pilar pendukung tetap tidak rusak (karena stabilitasnya lebih besar dari jalan)," kata analisis tersebut.
"Ini mungkin hasil dari pengoperasian pesawat tak berawak udara atau air," kata laporan itu seperti dilansir dari Newsweek, Kamis (13/10/2022).
Laporan tersebut menunjukkan bahwa dalam rekaman dari kamera yang dipasang di bagian rel kereta api jembatan, sebuah benda putih terlihat di antara dua pilar, yang "bergerak dengan air."
“Sebuah drone air untuk operasi khusus sudah ditemukan di dekat pantai Sevastopol. Itu mungkin dikirim ke Angkatan Bersenjata kami dari AS pada bulan April,” kata laporan Molfar.
Laporan itu juga mencatat sebuah pesawat tak berawak buatan Ukraina mungkin bertanggung jawab atas ledakan itu, karena pesawat tak berawak Ukraina secara teratur beroperasi di wilayah Crimea.
Baca: Ada Gelombang Misterius di Bawah Jembatan Crimea Sebelum Ledakan, Ukraina Gunakan Perahu?
"Versi ini dikonfirmasi oleh fakta bahwa landasan jalan robek dari pengencangnya, tetapi pilar pendukung tetap tidak rusak (karena stabilitasnya lebih besar dari jalan)," kata analisis tersebut.
Lihat Juga :