Sebut Serangan Teroris, Rusia Tuding Ukraina Dalang Bom Mobil Jembatan Crimea

Rabu, 12 Oktober 2022 - 18:42 WIB
loading...
Sebut Serangan Teroris,...
Sebut serangan teroris, Rusia tuding Ukraina dalang serangan bom mobil di jembatan Crimea. Foto/Asia Times
A A A
MOSKOW - Otoritas keamanan Rusia menuding intelijen Ukraina sebagai dalang serangan bom bunuh diri di Jembatan Crimea pada akhir pekan lalu. Pernyataan ini seorang mempertegas pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyebut dinas khusus Ukraina mengizinkan dan melakukan ledakan di Jembatan Crimea.

Dinas Keamanan Federal Rusia, FSB, menuding dinas intelijen di Kementerian Pertahanan Ukraina berada di balik bom mobil, yang disebut sebagai serangan teroris, di Jembatan Crimea pekan lalu.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, FSB mengatakan bahwa pelaku serangan itu adalah kepala Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina, Kirill Budanov, beserta karyawan dan agennya.

"Alat peledak itu disamarkan dalam gulungan dengan film polietilen konstruksi dan dikirim dari pelabuhan Odessa (Ukraina) ke Ruse Bulgaria pada awal Agustus," kata FSB seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (12/10/2022).

Menurut FSB, kontrol atas pergerakan kargo di sepanjang rute dan kontak dengan peserta dalam skema kriminal dilakukan oleh karyawan Direktorat Intelijen Utama Ukraina yang menampilkan dirinya sebagai Ivan Ivanovich.

Dia menggunakan nomor anonim virtual yang dibeli di internet dan didaftarkan ke warga negara Ukraina Sergey Vladimirovich Andreichenko untuk koordinasi.

Baca: Ledakan Hantam Jembatan Crimea, Negara NATO Ucapkan Selamatkan ke Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved