Rusia: Keputusan Inggris Tahan Emas Venezuela Keterlaluan
Minggu, 05 Juli 2020 - 23:41 WIB
loading...
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, keputusan Inggris untuk menahan emas Venezuela adalah sesuatu hal yang keterlaluan. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, keputusan Inggris untuk menahan emas Venezuela adalah sesuatu hal yang keterlaluan. Inggris melarang pemerintah Venezuela untuk menarik cadangan emas mereka, tapi memberikan akses kepada pemimpin oposisi, Juan Guaido untuk menarik emas tersebut.
"Keputusan ini benar-benar keterlaluan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir PressTV pada Minggu (5/7/2020).
( Baca juga: Akui Guaido Presiden Venezuela, Bank Inggris Tolak Maduro Tarik Emas Rp14,3 T )
Zakharova mengatakan, putusan pengadilan didasarkan pada kebijaksanaan politik dan bukan hukum. Dia menuturkan, Inggris telah berhasil merebut cadangan emas dari negara berdaulat dalam upaya untuk mendukung pelaku kudeta di Venezuela.
Sebelumnya diwartakan, Pengadilan Tinggi Inggris memutuskan bahwa presiden sah Venezuela yang sebenarnya adalah Guaido, bukan Nicolas Maduro yang terpilih dalam pemilu.
"Keputusan ini benar-benar keterlaluan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir PressTV pada Minggu (5/7/2020).
( Baca juga: Akui Guaido Presiden Venezuela, Bank Inggris Tolak Maduro Tarik Emas Rp14,3 T )
Zakharova mengatakan, putusan pengadilan didasarkan pada kebijaksanaan politik dan bukan hukum. Dia menuturkan, Inggris telah berhasil merebut cadangan emas dari negara berdaulat dalam upaya untuk mendukung pelaku kudeta di Venezuela.
Sebelumnya diwartakan, Pengadilan Tinggi Inggris memutuskan bahwa presiden sah Venezuela yang sebenarnya adalah Guaido, bukan Nicolas Maduro yang terpilih dalam pemilu.
Lihat Juga :