Presiden UEA Temui Putin, Tawarkan Jadi Penengah Konflik Rusia-Ukraina
Rabu, 12 Oktober 2022 - 12:29 WIB
loading...
Presiden UEA Temui Putin, Tawarkan Jadi Penengah Konflik Rusia-Ukraina. FOTO/TASS
A
A
A
KAIRO - Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan menegaskan kembali kesiapan negaranya untuk menengahi konflik antara Rusia dan Ukraina . Hal ini diungkapkan Sheikh Mohamed selama pembicaraannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa (11/10/2022).
Pada kunjungan ke Rusia untuk pembicaraan di St. Petersburg dengan Putin, Sheikh Mohammed mengatakan negaranya berusaha untuk berkontribusi dalam memperkuat fondasi perdamaian dan stabilitas di dunia.
Baca: Menlu Rusia: Moskow Terbuka untuk Pembicaraan dengan Barat Soal Perang Ukraina
“Kami membahas beberapa masalah yang menjadi perhatian bersama, termasuk krisis Ukraina, dan pentingnya terlibat dalam dialog untuk mengurangi ketegangan dan mencapai solusi diplomatik,” kata Sheikh Mohammed, seperti dikutip dari Arab News.
Anwar Gargash, Penasihat Diplomatik presiden, mengatakan kunjungan Sheikh Mohammed telah dijadwalkan dalam kerangka umum hubungan bilateral, tetapi perang di Ukraina memerlukan solusi mendesak.
Kedua pemimpin juga meninjau masalah regional dan internasional, termasuk keputusan minggu lalu oleh OPEC+ – aliansi produsen minyak yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia – untuk memangkas produksi sebesar 2 juta barel per hari mulai November.
Keputusan itu telah dikritik oleh Presiden AS Joe Biden dan politisi Amerika lainnya, tetapi Putin pada Selasa membantah bahwa aliansi itu bertindak bertentangan dengan kepentingan orang lain.
Pada kunjungan ke Rusia untuk pembicaraan di St. Petersburg dengan Putin, Sheikh Mohammed mengatakan negaranya berusaha untuk berkontribusi dalam memperkuat fondasi perdamaian dan stabilitas di dunia.
Baca: Menlu Rusia: Moskow Terbuka untuk Pembicaraan dengan Barat Soal Perang Ukraina
“Kami membahas beberapa masalah yang menjadi perhatian bersama, termasuk krisis Ukraina, dan pentingnya terlibat dalam dialog untuk mengurangi ketegangan dan mencapai solusi diplomatik,” kata Sheikh Mohammed, seperti dikutip dari Arab News.
Anwar Gargash, Penasihat Diplomatik presiden, mengatakan kunjungan Sheikh Mohammed telah dijadwalkan dalam kerangka umum hubungan bilateral, tetapi perang di Ukraina memerlukan solusi mendesak.
Kedua pemimpin juga meninjau masalah regional dan internasional, termasuk keputusan minggu lalu oleh OPEC+ – aliansi produsen minyak yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia – untuk memangkas produksi sebesar 2 juta barel per hari mulai November.
Keputusan itu telah dikritik oleh Presiden AS Joe Biden dan politisi Amerika lainnya, tetapi Putin pada Selasa membantah bahwa aliansi itu bertindak bertentangan dengan kepentingan orang lain.
Lihat Juga :