PM Modi Puji Keberanian Tentara India yang Ditempatkan Dekat Perbatasan China
Minggu, 05 Juli 2020 - 16:47 WIB
loading...
A
A
A
Modi kemudian mengatakan, saat ini setiap orang India membungkuk dan memberi hormat kepada para tentara. "Hari ini, setiap warga India bangga dengan keberanian dan semangat kalian," ujarnya.
Tanah ini, jelasnya, telah menjadi keberuntungan karena berkah dari Indus dan telah mengasimilasi kisah keberanian dan keberanian anak-anak pemberani di dalamnya. Modi menyebut, dari Leh-Ladakh ke Kargil dan Siachen, dari puncak bersalju Rezang La ke aliran air dingin lembah Galwan, setiap puncak, setiap gunung, setiap sudut, setiap kerikil adalah kesaksian dari kekuatan para prajurit India.
( Baca juga: Petugas Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Aceh )
"Semua orang tahu tentang kisah keberanian 14 Korps. Dunia telah melihat keberanianmu yang tak tergoyahkan. Kisah kepahlawanan kalian bergema dari rumah ke rumah dan musuh-musuh India telah melihat api dan amarah kalian juga," ungkapnya.
"Seluruh Ladakh, mahkota India, adalah simbol penghormatan terhadap 1,3 juta warga India. Tanah ini adalah tanah para patriot yang selalu siap berkorban untuk India," ujarnya.
Tanah ini, jelasnya, telah menjadi keberuntungan karena berkah dari Indus dan telah mengasimilasi kisah keberanian dan keberanian anak-anak pemberani di dalamnya. Modi menyebut, dari Leh-Ladakh ke Kargil dan Siachen, dari puncak bersalju Rezang La ke aliran air dingin lembah Galwan, setiap puncak, setiap gunung, setiap sudut, setiap kerikil adalah kesaksian dari kekuatan para prajurit India.
( Baca juga: Petugas Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Aceh )
"Semua orang tahu tentang kisah keberanian 14 Korps. Dunia telah melihat keberanianmu yang tak tergoyahkan. Kisah kepahlawanan kalian bergema dari rumah ke rumah dan musuh-musuh India telah melihat api dan amarah kalian juga," ungkapnya.
"Seluruh Ladakh, mahkota India, adalah simbol penghormatan terhadap 1,3 juta warga India. Tanah ini adalah tanah para patriot yang selalu siap berkorban untuk India," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :