Putin Teken Undang-undang Pencaplokan Wilayah Ukraina

Rabu, 05 Oktober 2022 - 23:13 WIB
loading...
Putin Teken Undang-undang...
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang pencaplokan wilayah Ukraina. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang mencaplok empat wilayah Ukraina. Sementara di lapangan, militer Rusia tengah berjuang untuk mengendalikan wilayah yang baru ditambahkan dengan melanggar hukum internasional.

Dokumen yang menyelesaikan aneksasi dipublikasikan di situs web pemerintah Rusia. Dalma langkah menantang, Kremlin menahan pintu terbuka untuk perampasan wilayah lebih lanjut.

Putin pekan lalu menandatangani perjanjian yang dimaksudkan untuk menyerap wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia Ukraina ke Rusia. Langkah itu mengikuti “referendum” yang diatur Kremlin di Ukraina yang oleh pemerintah Ukraina dan Barat dianggap tidak sah.

Presiden Rusia itu membenarkan validitas pemungutan suara, dengan mengatakan itu “lebih dari meyakinkan” dan benar-benar transparan serta tidak diragukan lagi.

“Ini adalah data objektif tentang suasana hati orang-orang,” kata Putin pada hari Rabu di sebuah acara yang didedikasikan untuk para guru, menambahkan bahwa dia “terkejut” dengan hasilnya seperti dikutip dari AP, Rabu (5/10/2022).

Sementara itu berbicara kepada wartawan, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan: “Wilayah tertentu akan direklamasi, dan kami akan terus berkonsultasi dengan warga yang ingin merangkul Rusia.”

Baca: Mantan Presiden Medvedev Sindir Musk adalah Agen Rusia Bayangan

Peskov tidak merinci wilayah Ukraina tambahan mana yang diincar Moskow, dan dia tidak akan mengatakan apakah Kremlin berencana untuk menyelenggarakan lebih banyak “referendum” semacam itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Hindari Risiko Kerusakan...
Hindari Risiko Kerusakan Barang, Ini 7 Tips Packing dari J&T Cargo
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
Amway Indonesia Perkuat...
Amway Indonesia Perkuat Komitmen Mendukung Keluarga Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera
Berita Terkini
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved