Pejabat Hong Kong Kecewa Kanada Hentikan Pakta Ekstradisi
Sabtu, 04 Juli 2020 - 16:25 WIB
loading...
Demonstran berpawai di Hong Kong, 1 Juli 2020. Foto/REUTERS/Tyrone Siu
A
A
A
HONG KONG - Para pejabat Hong Kong sangat kecewa dengan keputusan Kanada menghentikan traktat ekstradisi dengan kota itu dan mengecam Amerika Serikat (AS) ikut campur.
China menerapkan Undang-undang (UU) keamanan nasional baru di Hong Kong meski diprotes warga kota itu dan negara-negara Barat. Cengkeraman Beijing pun semakin kuat di pusat keuangan global itu.
“Pemerintah Kanada perlu menjelaskan penegakan hukum dan menjelaskan pada dunia, mengapa membiarkan buronan tidak mendapat tanggung jawab hukumnya,” ungkap kepala keamanan Hong Kong John Lee.
Lee sangat kecewa dan menentang keras langkah Kanada itu karena Kanada dianggap membiarkan politik mencampuri penegakan hukum.
Komentar Lee muncul setelah Kanada menyatakan menghentikan traktat dengan Hong Kong karena UU keamanan baru itu. “Kanada juga akan melarang ekspor peralatan militer sensitif ke Hong Kong,” papar Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau.
China menerapkan Undang-undang (UU) keamanan nasional baru di Hong Kong meski diprotes warga kota itu dan negara-negara Barat. Cengkeraman Beijing pun semakin kuat di pusat keuangan global itu.
“Pemerintah Kanada perlu menjelaskan penegakan hukum dan menjelaskan pada dunia, mengapa membiarkan buronan tidak mendapat tanggung jawab hukumnya,” ungkap kepala keamanan Hong Kong John Lee.
Lee sangat kecewa dan menentang keras langkah Kanada itu karena Kanada dianggap membiarkan politik mencampuri penegakan hukum.
Komentar Lee muncul setelah Kanada menyatakan menghentikan traktat dengan Hong Kong karena UU keamanan baru itu. “Kanada juga akan melarang ekspor peralatan militer sensitif ke Hong Kong,” papar Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau.
Lihat Juga :