Tenar Jadi Pelakor di Inggris, Pengungsi Cantik Ukraina Pulang ke Negaranya

Selasa, 04 Oktober 2022 - 11:54 WIB
loading...
Tenar Jadi Pelakor di...
Sofiia Karkadym (22), pengungsi cantik Ukraina yang jatuh cinta pada suami dari wanita yang menampungnya di Inggris. Dia kini kembali ke Ukraina setelah hubungannya dengan suami orang kandas. Foto/via Express.co.uk
A A A
LONDON - Sofiia Karkadym (22), pengungsi cantik asal Ukraina telah diterbangkan kembali ke negaranya yang dilanda perang. Dia kembali ke negaranya setelah hubungan asmaranya dengan pria Inggris yang telah berkeluarga kandas.

Sofiia telah menjadi pemberitaan di Inggris, tempat dia mengungsi, dengan julukan sebagai "perusak rumah tangga orang" atau istilah populernya pelakor (perebut lelaki orang).

Cap negatif itu melekat pada Sofiia setelah Tony Garnett—suami dari wanita yang menampungnya di Inggris—jatuh cinta padanya.

Lebih dari itu, Tonny meninggalkan istri dan dua anaknya untuk pergi bersama Sofiia ke wilayah lain di Inggris.

Baca juga: Heboh Pengungsi Cantik Ukraina Jadi Pelakor di Inggris, Kini Hubungan Kandas

Namun, Tony akhirnya mengakhiri hubungan empat bulan dengan Sofiia setelah keduanya bertengkar.

Sofiia telah disambut sebagai pengungsi di rumah Tony (30) dan pasangannya; Lorna (28), di Inggris tak lama setelah perang Rusia-Ukraina pecah.

Namun, kehadiran Sofiia telah menjadi "racun" bagi rumah tangga Tony dan Lorna setelah Tony—yang bekerja sebagai petugas keamanan—jatuh hati pada pengungsi cantik tersebut.

Sofiia dan Tony kemudian pergi meninggalkan Lorna dan dua anaknya. Namun, setelah empat bulan menjalin hubungan, pasangan baru yang kontroversial itu terlibat pertengkaran sengit.

Akibat pertengkaran itu, Sofiia ditangkap polisi dua kali dalam dua hari sebelum akhirnya dibebaskan tanpa dakwaan.

Sofiia mencoba membangun kembali hubungan itu, namun usahanya ditolak oleh Tony dan dia dibiarkan berkemas, dengan ibunya; Katerina, menyuruhnya pulang ke Ukraina.

Tapi Sofiia tetap berharap suatu hari bisa kembali bersama Tony.

“Saya telah memesan tiket pulang karena hanya beberapa pound lebih dari satu tiket. Saya hanya bisa kembali jika Tony berubah pikiran dan saya masih berharap dia akan melakukannya," kata Sofiia kepada Mail Online di Bandara Manchster.

“Tidak ada pria lain untuk saya dan saya telah memintanya untuk tidak bertemu gadis lain jika dia bisa membantu karena kita mungkin masih bisa menyelesaikannya. Kita bisa bicara di masa depan," paparnya.

“Saya mencintai Tony lebih dari yang bisa diungkapkan dengan kata-kata. Saya telah mengatakan kepadanya bahwa saya menyesal telah menyakitinya juga.”

Namun dia menambahkan dia sangat menantikan untuk melihat keluarganya lagi di Ukraina.

Namun, bagi Tony, tampaknya tidak ada jalan bagi pengungsi Ukraina itu untuk kembali padanya.

Tony, asal Bradford, Yorkshire, mengatakan: "Saya tidak berperasaan. Saya merasa kasihan padanya. Tapi hubungan harus berakhir dan yang satu ini berakhir. Saya harap kita bisa berteman ketika semua histeria ini mereda."

"Saya berbicara dengannya dan mengatakan kepadanya bahwa sama sekali tidak ada peluang bagi kami untuk kembali bersama," paparnya, yang dilansir Selasa (4/10/2022).

"Kadang-kadang Anda harus kejam untuk menjadi baik. Dia akan jauh lebih baik di Ukraina atau jika dia mendapatkan hubungan baru, semoga sukses untuknya."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved