NATO Waswas Putin Bersiap Tes 'Senjata Kiamat' Torpedo Nuklir Poseidon

Selasa, 04 Oktober 2022 - 09:19 WIB
loading...
NATO Waswas Putin Bersiap...
NATO waswas Rusia akan menguji coba torpedo nuklir Poseidon untuk pertama kalinya. Foto/Angkatan Laut Rusia/Oleg Kuleshov
A A A
MOSKOW - NATO telah mengirim laporan intelijen kepada semua anggotanya bahwa ada tanda-tanda Presiden Rusia Vladimir Putin akan menguji coba torpedo nuklir Poseidon. Torpedo tersebut dijuluki sebagai "senjata kiamat".

Torpedo Poseidon dibawa kapal selam nuklir Belgorod, yang pergerakannya telah membuat NATO waswas selama beberapa hari ini.

Jika benar-benar diuji coba, maka itu akan menjadi tes torpedo Poseidon untuk pertama kalinya oleh Rusia.

"Ini dianggap sebagai lambang konsep perang baru," tulis surat kabar La Repubblica dalam laporan terkait dugaan persiapan uji coba torpedo Poseidon, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Menegangkan, Putin Kerahkan Kereta Divisi Nuklir Rusia ke Medan Perang Ukraina

Disebutkan dalam laporan itu bahwa kapal selam Belgorod sering disebutkan dalam konteks sabotase pipa gas bahwa laut Nord Stream, karena itu adalah salah satu kegiatan yang dirancang.

"Namun, intelijen Barat yakin bahwa (kapal selam) tidak melampaui Laut Putih (di utara Rusia)," tulis surat kabar itu.

“Faktanya, itu selanjutnya akan muncul di perairan Kutub Utara untuk serangkaian tes rahasia.”

Kapal selam nuklir BS-329 Belgorod awalnya dibangun sebagai kapal selam Project 949A Antey, menurut NATO diklasifikasikan sebagai Oscar-II.

Namun, itu diubah saat sedang dibangun. Kapal selam sepanjang 184 meter itu kini menjadi kapal selam terpanjang yang ada saat ini. Belgorod secara resmi dipindahkan ke layanan Angkatan Laut Rusia pada 8 Juli 2022.

Perbedaan utama antara Belgorod dan semua kapal selam nuklir lainnya di dunia adalah kemampuannya yang potensial untuk membawa torpedo nuklir Poseidon, yang mampu melakukan perjalanan ratusan mil di bawah air dan menyebabkan "tsunami nuklir" dengan meledak di dekat pantai.

Pada saat yang sama, Amerika Serikat membuat jaringan satelit dengan sensor inframerah tepat untuk merekam peluncuran senjata Rusia ini.

Hans Christensen, direktur Proyek Informasi Nuklir di Federasi Ilmuwan Amerika, mengatakan torpedo Poseidoen sebenarnya masih dalam pengembangan.

Menurutnya, penyebaran torpedo Poseidon untuk pertempuran dimungkinkan tidak lebih awal dari paruh kedua dekade ini.

Dalam laporan bulan April oleh Layanan Riset Kongres AS, disebutkan bahwa torpedo Poseidon akan memasuki layanan Angkatan Laut Rusia tidak lebih awal dari 2027.

Kremlin maupun militer Rusia belum berkomentar atas dugaan persiapan uji coba "senjata kiamat" mereka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved