Lindsey Graham: Rusia Mengebom Nuklir Ukraina Akan Menjadi Serangan terhadap NATO
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 03:35 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi, jika hari itu datang—dan saya berharap dan berdoa tidak—itu harus direspons oleh NATO secara besar-besaran dan Amerika Serikat sebagai serangan oleh Rusia terhadap NATO itu sendiri.”
Graham membuat pernyataan tersebut pada konferensi pers bersama dengan Senator Richard Blumenthal, di mana keduanya memperkenalkan rancangan undang-undang (RUU) yang akan memblokir bantuan AS ke negara mana pun yang mengakui pencaplokan Rusia atas empat wilayah timur Ukraina.
Dua senator itu sebelumnya telah mengusulkan agar AS menunjuk Rusia sebagai negara sponsor terorisme, sebuah label yang ditentang oleh Pentagon dan Gedung Putih.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat menandatangani perjanjian aksesi yang meresmikan pencaplokan empat wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Moskow; Kherson, Zaporizhia, Luhansk dan Donetsk.
Empat wilayah itu sebelumnya sudah menggelar referendum dengan mayoritas penduduknya memilih bergabung dengan Federasi Rusia. Namun, Ukraina dan sekutu Barat-nya menganggapnya sebagai referendum palsu.
Pencaplokan empat wilayah itu terjadi seminggu setelah Putin mengatakan 300.000 personel wajib militer akan dikirim untuk berperang di Ukraina. Dia juga mengancam akan menggunakan semua cara yang dimiliki Rusia untuk melindungi seluruh wilayahnya, termasuk wilayah-wilayah yang baru.
Graham membuat pernyataan tersebut pada konferensi pers bersama dengan Senator Richard Blumenthal, di mana keduanya memperkenalkan rancangan undang-undang (RUU) yang akan memblokir bantuan AS ke negara mana pun yang mengakui pencaplokan Rusia atas empat wilayah timur Ukraina.
Dua senator itu sebelumnya telah mengusulkan agar AS menunjuk Rusia sebagai negara sponsor terorisme, sebuah label yang ditentang oleh Pentagon dan Gedung Putih.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat menandatangani perjanjian aksesi yang meresmikan pencaplokan empat wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Moskow; Kherson, Zaporizhia, Luhansk dan Donetsk.
Empat wilayah itu sebelumnya sudah menggelar referendum dengan mayoritas penduduknya memilih bergabung dengan Federasi Rusia. Namun, Ukraina dan sekutu Barat-nya menganggapnya sebagai referendum palsu.
Pencaplokan empat wilayah itu terjadi seminggu setelah Putin mengatakan 300.000 personel wajib militer akan dikirim untuk berperang di Ukraina. Dia juga mengancam akan menggunakan semua cara yang dimiliki Rusia untuk melindungi seluruh wilayahnya, termasuk wilayah-wilayah yang baru.
Lihat Juga :