Kim Jong-un Dilaporkan Sembunyi karena Pengawalnya Diduga Terinfeksi COVID-19

Senin, 27 April 2020 - 16:04 WIB
loading...
Kim Jong-un Dilaporkan...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto/REUTERS/Wan
A A A
SEOUL - Kim Jong-un, diktator muda Korea Utara (Korut) dilaporkan sengaja bersembunyi dari publik karena salah satu pengawal pribadinya diduga telah terinfeksi virus corona baru (COVID-19).

Spekulasi telah bermunculan setelah pemimpin Korut itu absen dalam perayaan ulang tahun mendiang kakeknya; Kim Il-sung, pada 15 April lalu. Kim Il-sung merupakan pendiri Korea Utara.

Spekulasi yang muncul antara lain Kim Jong-un sakit parah usai menjalani operasi jatung. Ada juga spekulasi yang menyebut pemimpin muda itu telah meninggal.

Tetapi kini seorang sumber di China yang akrab dengan urusan Korea Utara mengatakan kepada surat kabar Korea Selatan; JoongAng Ilbo; "Kim menghilang dari pandangan publik karena ada masalah dalam Komando Pengawal Tertinggi yang bertugas menjaga pemimpin tertinggi Korea Utara."

Sumber itu mengindikasikan bahwa ada kasus COVID-19 di antara anggota tim pengawal pribadi Kim yang bertugas mengawal sang pemimpin dengan cermat. Itu akan menyebabkan masalah, tidak hanya dengan penjagaan yang kedap udara tetapi juga akan membuat Kim dalam bahaya infeksi COVID-19.

Kim Jong-un pernah diberitakan media Korea Selatan meninggalkan Pyongyang dalam upaya untuk melarikan diri dari wabah virus corona baru di tengah laporan bahwa sekitar 180 tentara terinfeksi COVID-19 di negara tertutup tersebut.

Negara ini terkenal rahasia, sehingga kondisi Kim tetap menjadi misteri dan sejauh ini belum dikonfirmasi tentang keberadaan dan kondisinya.

Kim terakhir terlihat di depan umum pada 11 April ketika ia mengambil bagian dalam pertemuan Biro Politik Komite Sentral Partai Buruh Korea.

Di tengah ramainya spekulasi tentang nasib Kim Jong-un yang hingga kini belum dikonfirmasi pemerintah Korut, penasihat kebijakan luar negeri Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in, Chung-in Moon, menegaskan bahwa pemimpin Korut itu masih hidup.

"Posisi pemerintah kita kuat. Kim Jong-un masih hidup dan sehat," katanya kepada Fox News, Minggu (26/4/2020).

Menurut Chung-in Moon, Kim Jong-un telah tinggal di daerah Wonsan sejak 13 April 2020."Sejauh ini tidak ada gerakan mencurigakan yang terdeteksi," ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved