AS Serukan Penyelidikan Bocah Palestina Umur 7 Tahun Tewas Dikejar Tentara Israel

Jum'at, 30 September 2022 - 12:01 WIB
loading...
AS Serukan Penyelidikan...
Rayyan Suleiman dibawa ke rumah sakit setelah terjatuh dari ketinggian saat dikejar tentara Israel. Foto/almanar
A A A
TEPI BARAT - Amerika Serikat (AS) menyerukan penyelidikan "menyeluruh dan segera" atas kematian seorang bocah Palestina berusia 7 tahun, Rayyan Suleiman, pada Kamis (29/9/2022).

Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Vedant Patel mengungkapkan hal itu saat serangan Israel di Tepi Barat memicu bentrokan.

Patel ditanyai dalam konferensi pers tentang kematian bocah itu. Surat kabar Israel Haaretz mengatakan Rayyan Suleiman menderita serangan jantung ketika tentara Israel datang untuk menangkap saudara-saudaranya di rumah mereka di Tepi Barat, mengutip pernyataan paman anak laki-laki itu.

"AS sangat sedih mengetahui kematian seorang anak Palestina yang tidak bersalah," ujar Patel.

Baca juga: Makin Brutal, Israel Kerahkan Drone Pembunuh di Tepi Barat

“Kami mendukung penyelidikan menyeluruh dan segera ke dalam keadaan seputar kematian anak itu, di samping penyelidikan militer Israel,” papar dia.

Patel juga mengulangi permohonan untuk tenang di Tepi Barat yang dibuat Washington pada Rabu, sebelum serangan yang dilaporkan menyebabkan kematian bocah itu.

Baca juga: Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina 7 Tahun Tewas Terjatuh dari Ketinggian

Laporan media lokal menyebut Rayyan Suleiman terjatuh dari ketinggian saat berlari menyelamatkan diri dari kejaran tentara Israel.

Insiden maut semacam ini biasanya hanya memicu kecaman tanpa hukuman tegas pada tentara Israel yang kerap melakukan kekerasan pada warga sipil Palestina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved