Iran: Ledakan Dahsyat Parchin Bukan dari Pangkalan Militer

Jum'at, 26 Juni 2020 - 09:46 WIB
loading...
Iran: Ledakan Dahsyat...
Ledakan dahsyat terjadi di Parchin, timur Teheran, Iran, pada Jumat (26/6/2020) dini hari. Foto/IRCG Iran
A A A
TEHERAN - Otoritas Iran sedang menyelidiki ledakan dahsyat pada Jumat (26/6/2020) dini hari di timur Teheran, di dekat pangkalan militer Parchin. Pangkalan militer itu diduga berperan dalam aktivitas uji coba nuklir di masa lalu.

Juru bicara Kementerian Pertahanan setempat, Davoud Abdi, mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah bahwa ledakan terjadi di fasilitas penyimpanan gas di area publik dan bukan di pangkalan militer.

Dia mengklaim kobaran api telah dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. Namun, dia tidak memberikan rincian penjelasan tentang penyebab ledakan besar tersebut. (Baca: Ledakan Dahsyat Guncang Iran, Diduga di Situs Nuklir Militer )

"Rekan-rekan kami hadir di lapangan dan menyelidiki insiden itu dengan cermat," kata Abdi, seperti dikutip The Guardian.

Sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial, yang diambil situs berita lokal, menunjukkan kilatan cahaya menyala di langit Parchin pada Jumat pagi dan diikuti oleh ledakan besar dan kepulan asap. Saksi mata mengatakan ledakan itu datang dari arah Parchin, sebuah situs militer utama Iran.

Parchin adalah rumah bagi pangkalan militer yang luas di mana teknisi Iran diduga telah menguji komponen peledak tinggi untuk hulu ledak nuklir pada awal tahun 2000-an. Namun, dugaan uji coba nuklir dibantah Iran.

Pada tahun 2014, situs militer itu rusak akibat kebakaran atau pun ledakan, tetapi penyelidikan oleh Badan Energi Atom Internasional terhambat oleh sulitnya akses. (Baca juga: PDIP Jaktim: Jangan Rusak Panji Kebesaran Kami, karena Kami Penguasa Takhta yang Sah )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Perang Lagi! AS Gempur...
Perang Lagi! AS Gempur 80 Target Iran, Dibalas Serangan 85 Lokasi Pangkalan Militer Timur Tengah
Rekomendasi
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Berita Terkini
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Infografis
3 Fakta Ledakan Pelabuhan...
3 Fakta Ledakan Pelabuhan Terbesar Iran yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved