Inilah Kapal Perang Rusia yang Dilengkapi Senjata Nuklir

Jum'at, 30 September 2022 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Kapal yang didesain mulai tahun 1960-an ini diluncurkan pertama kali pada tahun 1979 dan melakukan tugas perdananya pada 30 Januari 1983.

Kehadiran kapal ini tidak lepas dari misi Uni Soviet untuk menghancurkan kapal induk Amerika Serikat.

Moskva didesain dengan suprastruktur terpusat dan dilengkapi dengan dek pendaratan helikopter. Kapal ini dirancang sebagai kapal jarak jauh.

Mesinnya didukung oleh empat turbin gas yang diatur dalam konfigurasi COGOG (Combined Gas Or Gas). COGOG memungkinkan kapal menyimpan bahan bakar lebih baik, juga memberikan daya jelajah dan kecepatan yang tinggi.

Dengan mesin tersebut, Moskva dapat menempuh kecepatan maksimal hingga 32 knot dengan jangkauan 10.000 mil.

Dalam sistem radar, Moskva dilengkapi dengan radar pencarian jarak jauh seri 3D Voskhod/Top Pair MR-800.

Ada juga radar pencarian udara 3D Fregat MR-710 yang digunakan untuk melawan serangan udara yang masuk.

Untuk sistem pengendali tembakan, Moskva dilengkapi dengan pemasangan beberapa radar, seperti seri Bass Tilt AK-360 untuk menangani serangan udara jarak pendek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved