Saat Kapal Patroli AS Berpapasan dengan Rombongan Kapal AL China-Rusia
Selasa, 27 September 2022 - 21:35 WIB
loading...
Kapal patroli AS berpapasan dengan rombongan kapal AL China-Rusia di Alaska. Foto/Al Jazeera
A
A
A
WASHINGTON - Sebuah kapal Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) yang melakukan patroli rutin di Laut Bering lepas pantai Alaska melaporkan pertemuan dengan kapal penjelajah rudal berpemandu China. Kapal tersebut ditemukan beriringan dengan dua kapal Angkatan Laut China lainnya dan empat kapal Angkatan Laut Rusia.
"Kapal penjelajah rudal Renhai CG 101 diamati sekitar 138km utara Pulau Kiska Alaska oleh US Coast Guard Cutter Kimball saat melakukan patroli rutin pada 19 September," kata penjaga pantai AS dalam sebuah pernyataan.
"Dua kapal Angkatan Laut China lainnya dan empat kapal Rusia, termasuk sebuah kapal perusak, kemudian diamati bergerak dalam satu formasi dengan Renhai sebagai kelompok aksi permukaan gabungan yang beroperasi di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) AS," sambung Penjaga Pantai AS seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (27/9/2022).
Kimball yang berbasis di Hawaii, sebuah kapal setinggi 127 meter, mengatakan kapal-kapal China dan Rusia kemudian mematahkan formasi kelompok aksi mereka – yang merupakan pengaturan untuk misi taktis – dan bubar.
Penjaga Pantai AS dalam pernyataannya mengatakan bahwa Kimball sekarang beroperasi di bawah pedoman Operasi Perbatasan Sentinel, yang menunjukkan pencocokan "kehadiran dengan kehadiran" ketika menyangkut "pesaing strategis" yang beroperasi di dan sekitar perairan AS.
Baca: Mengapa Rusia Menjual Alaska ke Amerika Serikat? Ini Alasannya
Sebuah pesawat Hercules C-130 AS telah memberikan dukungan udara untuk Kimball dari stasiun Penjaga Pantai di Kodiak, Alaska.
"Kapal penjelajah rudal Renhai CG 101 diamati sekitar 138km utara Pulau Kiska Alaska oleh US Coast Guard Cutter Kimball saat melakukan patroli rutin pada 19 September," kata penjaga pantai AS dalam sebuah pernyataan.
"Dua kapal Angkatan Laut China lainnya dan empat kapal Rusia, termasuk sebuah kapal perusak, kemudian diamati bergerak dalam satu formasi dengan Renhai sebagai kelompok aksi permukaan gabungan yang beroperasi di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) AS," sambung Penjaga Pantai AS seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (27/9/2022).
Kimball yang berbasis di Hawaii, sebuah kapal setinggi 127 meter, mengatakan kapal-kapal China dan Rusia kemudian mematahkan formasi kelompok aksi mereka – yang merupakan pengaturan untuk misi taktis – dan bubar.
Penjaga Pantai AS dalam pernyataannya mengatakan bahwa Kimball sekarang beroperasi di bawah pedoman Operasi Perbatasan Sentinel, yang menunjukkan pencocokan "kehadiran dengan kehadiran" ketika menyangkut "pesaing strategis" yang beroperasi di dan sekitar perairan AS.
Baca: Mengapa Rusia Menjual Alaska ke Amerika Serikat? Ini Alasannya
Sebuah pesawat Hercules C-130 AS telah memberikan dukungan udara untuk Kimball dari stasiun Penjaga Pantai di Kodiak, Alaska.
Lihat Juga :