Inilah Alasan Mengapa Rusia Menjual Minyak Dengan Harga Sangat Murah

Selasa, 27 September 2022 - 19:29 WIB
loading...
A A A
Ural merupakan patokan harga minyak mentah yang berasal dari Rusia. Berdasarkan data dari Trading Economics di pada 26 Agustus 2022 harga minyak mentah Ural berada di posisi USD 50,77 per barel. Hal tersebut merupakan penawaran terendah sekitar 20% dari harga minyak mentah lainnya.

Banyak pembeli Eropa menolak minyak Rusia karena alasan reputasi. Lainnya mengalami kesulitan dalam penyelesaian, asuransi pengiriman, dan kenaikan tarif pengiriman (pada dasarnya pajak atas minyak mentah Rusia) yang disebabkan oleh sanksi internasional terhadap Rusia. Harga Ural yang sangat didiskon diperlukan untuk mengkompensasi pembeli atas peningkatan biaya dan risiko.

Baca: Unjuk Rasa Besar-besaran Guncang Brussels, Kecam Biaya Hidup Tinggi

Dari laporan Center for Research on Energy and Clean Air (CREA), di bulan Agustus 2022 merupakan minyak termurah milik Rusia yang paling banyak dibeli oleh Tiongkok, India dan beberapa negara Eropa seperti negara Belanda, Jerman, Polandia, dan Italia.

Dan kini sejumlah negara di kawasan Asia yaitu Bangladesh membeli minyak murah yang dimiliki oleh Rusia, karena demi menekan kenaikan BBM yang terjadi di dalam negerinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved