Korban Bertambah, 13 Orang Tewas dalam Penembakan Sekolah Rusia oleh Neo-Nazi

Senin, 26 September 2022 - 17:32 WIB
loading...
Korban Bertambah, 13 Orang Tewas dalam Penembakan Sekolah Rusia oleh Neo-Nazi
Amunisi yang digunakan pelaku penembakan di sekolah di Izhevsk, yang bertuliskan Kebencian dalam bahasa Rusia. Foto/rt.com
A A A
MOSKOW - Tiga belas orang tewas dan banyak orang lainnya terluka dalam insiden penembakan di sekolah di kota Izhevsk, wilayah Ural Rusia pada Senin (26/9/2022).

Jumlah tersebut bertambah dari laporan sebelumnya bahwa 9 orang tewas dalam insiden itu.

Komite Investigasi Rusia menyatakan tersangka laki-laki mengenakan topeng ski dan kaus hitam bergambar simbol Nazi.

Para pejabat menyatakan, pelaku meninggal karena bunuh diri setelah serangan itu dan identitasnya saat ini sedang ditetapkan.

Baca juga: Penembakan Terjadi di Sekolah Rusia, 9 Orang Tewas

Setidaknya tujuh dari korban tewas adalah siswa di Sekolah Nomor 88 di kota yang berpenduduk lebih dari 600.000 jiwa itu.

“Dua penjaga keamanan dan beberapa guru juga tewas,” papar Komite Investigasi.

Serangan itu telah menyebabkan 21 orang terluka, termasuk 14 anak-anak, menurut badan tersebut.

Baca juga: Media Israel Sebut Zelensky Orang Yahudi Paling Berpengaruh Tahun 2022

“Tersangka dipersenjatai dengan dua pistol tidak mematikan yang telah diubah untuk menembakkan peluru tajam,” ungkap anggota parlemen Rusia Aleksandr Khinshtein.

"Sebuah tragedi terjadi di Udmurtia hari ini," papar Gubernur Republik Udmurtia Aleksandr Berchalov kepada wartawan.

Sekolah, tempat penembakan itu terjadi, telah dievakuasi, menurut Kementerian Pendidikan.

Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan siswa dan guru berlarian dari gedung, serta para korban dibawa ke ambulans dengan tandu.

Foto-foto dari dalam ruang kelas tempat para siswa membarikade diri mereka sendiri selama penembakan juga muncul secara online.

Izhevsk adalah ibu kota Republik Udmurtia Rusia, dan terletak di dekat pegunungan Ural, yang memisahkan Eropa dari Asia.

(sya)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1969 seconds (11.210#12.26)