Protes Perintah Mobilisasi, 730 Orang Ditangkap Polisi Rusia

Minggu, 25 September 2022 - 20:10 WIB
loading...
A A A
Beberapa jam setelah Putin mengumumkan mobilisasi parsial, seorang warga Rusia, Hoelun menerima telepon dari ibunya untuk mengemasi barang-barangnya. Hoelun berasal dari Buryatia, sebuah republik di Siberia di timur jauh Rusia.

Sebagai mantan prajurit, pacarnya yang berusia 29 tahun memenuhi syarat untuk direkrut dan setelah kursus penyegaran singkat, dikerahkan ke garis depan di Ukraina timur. “Dia [ibu] dan ayah saya menjemput kami, dan pada tengah malam kami berada di kota perbatasan Kyakhta,” katanya kepada Al Jazeera dari Mongolia.

Baca: Putin Berlakukan Mobilisasi, Warga Rusia Ramai-ramai 'Eksodus'

“Jumlah mobil masih relatif sedikit, sedikit lebih banyak dari biasanya. Kami berdiri selama dua jam sebelum mereka membiarkan kami masuk ke zona perbatasan. Lalu selama tiga jam lagi saat kami mengantre. Kami diminta untuk mengeluarkan semua barang-barang kami dari mobil dan mereka memeriksa semua tas,” urainya.

“Saya merasa bahwa penjaga perbatasan sengaja bekerja sangat lambat. Ayah saya memberi tahu mereka bahwa kami sedang mengunjungi kerabat di Mongolia, dan para penjaga tidak mengajukan pertanyaan apa pun. Antrian raksasa sudah terbentuk di belakang mobil kami,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
UGM Terapkan Kurikulum...
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai 2026, Ini yang Akan Dipelajari Mahasiswa
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved