Dikira Koma, Mayat Pria Ini Disimpan Keluarganya hingga 18 Bulan

Minggu, 25 September 2022 - 00:07 WIB
loading...
Dikira Koma, Mayat Pria...
Seorang pria India sudah meninggal 18 bulan lalu, namun jasadnya masih disimpan keluarganya di rumah dengan asumsi dia hanya koma. Foto/SINDOnews.com/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - Mayat seorang pria di Kanpur, India, disimpan keluarganya di rumah mereka selama 18 bulan. Pihak keluarga meyakini pria tersebut belum meninggal dan hanya jatuh koma .

Vimlesh Dixit, yang bekerja di Departemen Pajak Penghasilan, meninggal pada April 2021. Menurut Chief Medical Officer (CMO) Rumah Sakit Lala Lajpat Rai (LLR), Dr Alok Ranjan, keluarganya enggan melakukan ritual terakhirnya karena mereka yakin Dixit dalam keadaan koma.

Istri Dixit, yang tampak tidak stabil secara mental, menaburkan "gangajal" di tubuh sang suami yang sangat membusuk setiap pagi, berharap itu akan membantunya bangun dari koma.

Baca juga: Wanita Iran Koma usai Ditangkap Polisi Moral, Sekarang Meninggal

Dalam sebuah pernyataan, kepolisian Kanpur mengatakan sertifikat kematian Dixit yang dikeluarkan oleh rumah sakit swasta menyatakan bahwa dia meninggal karena sindrom pernapasan jantung mendadak pada 22 April 2021.

"Saya diberitahu oleh pejabat Pajak Penghasilan Kanpur, yang meminta agar masalah ini diselidiki karena arsip pensiun keluarga tidak bergerak sedikit pun," kata Ranjan.

Menurut Ranjan, ketika tim petugas kesehatan bersama polisi dan hakim mendatangi rumah Dixit di daerah Rawatpur pada hari Jumat, anggota keluarganya bersikeras bahwa dia masih hidup dan dalam keadaan koma.

Setelah banyak bujukan, anggota keluarga mengizinkan tim kesehatan untuk membawa jenazah ke Rumah Sakit Lala Lajpat Rai (LLR), di mana tes medis menyatakan dia meninggal.

CMO, seperti dikutip NDTV, Sabtu (24/9/2022), mengatakan tim beranggotakan tiga orang telah dibentuk untuk menyelidiki masalah ini secara menyeluruh dan diminta untuk menyerahkan temuannya secepatnya.

Polisi mengatakan mayat Dixit ditemukan dalam keadaan sangat membusuk.

Para tetangga mengatakan kepada polisi bahwa anggota keluarga Dixit sering terlihat membawa pulang tabung oksigen.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved