Berkat Lobi MBS, Rusia Bebaskan 10 Tawanan Perang Asing

Kamis, 22 September 2022 - 03:08 WIB
loading...
Berkat Lobi MBS, Rusia...
Berkat Lobi MBS, Rusia Bebaskan 10 Tawanan Perang Asing. FOTO/Reuters
A A A
RIYADH - Rusia membebaskan 10 tawanan perang asing yang ditangkap di Ukraina, Rabu (21/9/2022). Pembebasan tawanan ini terjadi setelah adanya mediasi yang dilakukan oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS), kata Kementerian Luar Negeri Saudi .

“Para tahanan yang dibebaskan adalah warga negara Amerika Serikat (AS), Inggris, Kroasia, Maroko, dan Swedia,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters. Ditambahkan pula bahwa sebuah pesawat yang membawa para tahanan mendarat di kerajaan itu.

Baca: Terima Telepon dari Putin dan Zelensky, MBS Siap Jadi Penengah

"Otoritas Saudi yang relevan menerima dan memindahkan mereka dari Rusia ke kerajaan dan memfasilitasi prosedur untuk negara masing-masing," lanjut pernyataan itu.

Kementerian tidak mengidentifikasi para tahanan. Seorang pejabat Saudi mengatakan mereka adalah lima warga Inggris, dua warga AS, seorang Kroasia, seorang Maroko, dan seorang berkebangsaan Swedia.

Perdana Menteri Inggris Liz Truss memuji pembebasan warga negara Inggris di Twitter sebagai "berita yang sangat disambut baik" setelah "berbulan-bulan ketidakpastian dan penderitaan bagi mereka dan keluarga mereka."

Anggota parlemen Inggris Robert Jenrick mengatakan, Aiden Aslin termasuk di antara mereka yang dibebaskan. Dia ditangkap awal tahun ini kemudian dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Republik Rakyat Donetsk (DPR), salah satu proksi Rusia di Ukraina timur.

Baca: Pangeran Abdulaziz: Hubungan Rusia-Saudi Sehangat Cuaca di Riyadh

Rusia juga membebaskan warga negara AS, Alexander Drueke (39) dan Andy Huynh (27), seorang perwakilan keluarga mengatakan kepada Reuters, Rabu. Pasangan itu, keduanya dari Alabama, ditangkap pada bulan Juni saat bertempur di Ukraina timur, di mana mereka pergi untuk mendukung pasukan Ukraina yang melawan invasi Rusia.

Sejumlah besar orang asing telah melakukan perjalanan ke Ukraina untuk berperang sejak invasi Rusia pada 24 Februari. Beberapa dari mereka telah ditangkap oleh pasukan Rusia, bersama dengan orang asing lainnya di negara itu yang mengatakan bahwa mereka bukan pejuang.

Reuters tidak dapat segera memastikan apakah kelompok yang dibebaskan itu termasuk warga Inggris Shaun Pinner dan Brahim Saadoun kelahiran Maroko yang juga ditangkap dan dijatuhi hukuman mati di Donetsk.

“Seorang warga negara Swedia, ditangkap di kota pelabuhan Mariupol dan menghadapi kemungkinan hukuman mati berdasarkan undang-undang DPR, termasuk di antara mereka yang dibebaskan,” Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde menegaskan.

Baca: Kremlin Bantah Putin Terlibat Pertengkaran dengan MBS

"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa orang Swedia yang pada bulan Mei ditahan oleh pasukan Rusia bebas dan sedang dalam perjalanan ke Swedia," kata Linde kepada kantor berita Swedia TT di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

MBS telah mempertahankan hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, termasuk dalam kerangka kelompok produsen minyak OPEC+, meskipun ada tekanan berat dari Washington, sekutu tradisional Riyadh, untuk mengisolasi Rusia.

Baik pasukan Ukraina dan Rusia telah menangkap ratusan pejuang musuh sejak awal konflik, dengan beberapa pertukaran tahanan telah terjadi. Kepala misi hak asasi manusia PBB di Ukraina mengatakan awal bulan ini bahwa Rusia tidak mengizinkan akses ke tawanan perang.

Ia juga menambahkan bahwa PBB memiliki bukti bahwa beberapa telah menjadi sasaran penyiksaan dan perlakuan buruk yang dapat dianggap sebagai kejahatan perang. Rusia menyangkal penyiksaan atau bentuk penganiayaan lainnya terhadap tawanan perang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved