Terima Telepon dari Putin dan Zelensky, MBS Siap Jadi Penengah
Jum'at, 04 Maret 2022 - 06:09 WIB
loading...
Terima Telepon dari Putin dan Zelensky, MBS Siap Jadi Penengah. FOTO/Reuters
A
A
A
RIYADH - Putra Mahkota, Wakil Perdana Menteri, sekaligus Menteri Pertahanan Arab Saudi , Mohammed bin Salman bin Abdulaziz, menerima panggilan telepon dari Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (3/3/2022.
Dalam panggilan telepon tersebut, keduanya membahas hubungan bilateral dan cara meningkatkannya di berbagai bidang. Mengenai krisis di Ukraina, MBS menjelaskan posisi yang dideklarasikan Kerajaan Saudi dan dukungannya untuk upaya-upaya yang mengarah pada solusi politik yang mengarah pada akhir dan mencapai keamanan dan stabilitas.
Baca: Ukraina Tuntut Rusia Sediakan Koridor Kemanusiaan di Kota yang Terkepung
Seperti dilaporkan Saudi Press Agency, MBS tak hanya menerima panggilan telepon dari Putin, tapi juga dari Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Selama percakapan dengan Zelenzky, MBS membahas krisis di Ukraina.
Dalam hal ini, MBS menegaskan dukungan Kerajaan untuk segala sesuatu yang berkontribusi untuk meredakan krisis, kesiapannya untuk mengerahkan upaya mediasi antara semua pihak, dan dukungannya untuk semua upaya internasional yang ditujukan untuk menyelesaikan krisis secara politik.
Dalam panggilan telepon tersebut, keduanya membahas hubungan bilateral dan cara meningkatkannya di berbagai bidang. Mengenai krisis di Ukraina, MBS menjelaskan posisi yang dideklarasikan Kerajaan Saudi dan dukungannya untuk upaya-upaya yang mengarah pada solusi politik yang mengarah pada akhir dan mencapai keamanan dan stabilitas.
Baca: Ukraina Tuntut Rusia Sediakan Koridor Kemanusiaan di Kota yang Terkepung
Seperti dilaporkan Saudi Press Agency, MBS tak hanya menerima panggilan telepon dari Putin, tapi juga dari Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Selama percakapan dengan Zelenzky, MBS membahas krisis di Ukraina.
Dalam hal ini, MBS menegaskan dukungan Kerajaan untuk segala sesuatu yang berkontribusi untuk meredakan krisis, kesiapannya untuk mengerahkan upaya mediasi antara semua pihak, dan dukungannya untuk semua upaya internasional yang ditujukan untuk menyelesaikan krisis secara politik.
Lihat Juga :