Hadiah untuk Membunuh Tentara AS, Pelosi: Rusia Harus Disanksi
Jum'at, 03 Juli 2020 - 07:56 WIB
loading...
A
A
A
Pelosi berbicara kepada wartawan setelah briefing tertutup dengan para pejabat intelijen AS tentang pemberian hadiah, pertama kali dilaporkan oleh The New York Times(NYT), di mana Rusia diduga menawarkan hadiah untuk membunuh pasukan koalisi pimpinan AS di Afghanistan. (Baca: NYT: Intel AS Sebut Rusia Perintahkan Pembunuhan Tentara Amerika di Afghanistan )
Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump belum diberi pengarahan tentang intelijen karena tidak diverifikasi. Namun NYT, mengutip beberapa pejabat, melaporkan intelijen itu dimasukkan dalam laporan singkat harian presiden pada Februari. (Baca: Soal Rusia Buru Tentara AS di Afghanistan, Trump Mengaku Tidak Diberitahu )
Pelosi tidak mengungkapkan apa yang dibahas dalam briefing tertutup itu.
Tetapi dia mengatakan "tentu saja" presiden seharusnya diberi pengarahan tentang masalah ini secara langsung meskipun intelijen tidak diverifikasi.
"Ini adalah prioritas tertinggi: perlindungan pasukan," ujarnya.
Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump belum diberi pengarahan tentang intelijen karena tidak diverifikasi. Namun NYT, mengutip beberapa pejabat, melaporkan intelijen itu dimasukkan dalam laporan singkat harian presiden pada Februari. (Baca: Soal Rusia Buru Tentara AS di Afghanistan, Trump Mengaku Tidak Diberitahu )
Pelosi tidak mengungkapkan apa yang dibahas dalam briefing tertutup itu.
Tetapi dia mengatakan "tentu saja" presiden seharusnya diberi pengarahan tentang masalah ini secara langsung meskipun intelijen tidak diverifikasi.
"Ini adalah prioritas tertinggi: perlindungan pasukan," ujarnya.
Lihat Juga :