Mantan PM Yunani: Krisis Ukraina Bisa Sebabkan Uni Eropa Runtuh

Senin, 19 September 2022 - 19:10 WIB
loading...
Mantan PM Yunani: Krisis...
Mantan Perdana Menteri (PM) Yunani Alexis Tsipras. Foto/anadolu
A A A
ATHENA - Mantan Perdana Menteri (PM) Yunani Alexis Tsipras memperingatkan, selain Ukraina, pecundang terbesar kedua dalam konflik di Eropa Timur, baik secara ekonomi maupun geostrategis, adalah Uni Eropa (UE).

Tsipras saat ini merupakan pemimpin oposisi di Yunani. “AS tidak kalah, baik secara ekonomi maupun geostrategis,” ungkap Ketua Partai Syriza Alexis Tsipras dalam konferensi pers yang panjang di sela-sela Pameran Internasional Thessaloniki pada Minggu (18/9/2022).

“Secara ekonomi, Rusia juga tidak kalah,” papar dia.

Baca juga: Le Pen: Idiot Hijau Buat Uni Eropa Bergantung pada Energi Rusia

Dia menjelaskan alasannya, “Rubel telah menjadi salah satu mata uang terkuat, sementara Moskow, karena rekor harga gas alam yang tinggi, telah menjadi pengatur yang mampu membuka dan menutup keran sesuka hati.”

Sambil mengekspresikan solidaritasnya dengan rakyat Ukraina, dia mengatakan, "Kita harus melakukan segalanya untuk mengakhiri perang."

Baca juga: Menguak Pemakaman Super Mahal Ratu Elizabeth II, Berapa Biayanya?

Tsipras mengklaim, “Selain warga sipil yang tidak bersalah, pecundang terbesar adalah Uni Eropa, yang berada dalam kekacauan, dan jelas tidak memiliki kepemimpinan, visi, strategi.”

“Kita perlu mengevaluasi kembali sanksi. Apakah tindakannya benar atau kita menembak diri kita sendiri di kaki?” papar dia.

Politisi Yunani, yang menjabat sebagai perdana menteri dari 2015 hingga 2019, percaya, “Eropa dan dunia kita sedang memasuki perang dingin yang berkepanjangan dengan konsekuensi ekonomi yang sangat besar.”

Dia memperingatkan, “Jika UE tidak membela kepentingannya sendiri, dia akan menghadapi masalah eksistensial.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Trump Frustrasi pada...
Trump Frustrasi pada Zelensky: Dia Bisa Kehilangan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved