Terungkap, Rusia Pindahkan Rudal Anti-Pesawat dari St Petersburg ke Ukraina

Senin, 19 September 2022 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Menurut Eklund, transfer peralatan tidak mungkin secara signifikan melemahkan pertahanan udara St Petersburg, karena persenjataan yang telah dihapus adalah yang uzur, sehingga Rusia mungkin tidak lagi membutuhkannya untuk tujuan pertahanan.

Dalam perang Ukraina, menurut laporan sejumlah media Barat, rudal anti-pesawat tua masih digunakan, karena Rusia kekurangan senjata presisi modern.

Yle memperoleh sebagian besar gambar satelit dari operator komersial, melengkapinya dengan gambar dari aplikasi Google Earth Pro. Gambar-gambar tersebut merupakan hasil pantauan dari Agustus hingga September.

Perubahan paling jelas terlihat di barat daya St Petersburg. Di sana, dua baterai sistem rudal anti-pesawat dipindahkan.

Sepasang gambar satelit yang dipublikasikan menunjukkan bahwa semua platform penembakan rudal telah dilepas dari baterai rudal di dekat desa Kerstovo.

Menurut Eklund, di sebuah pangkalan di timur St Petersburg, dekat dengan pantai Danau Ladoga, kontainer rudal dimuat ke platform transportasi pada bulan Mei.

Pemuatan terlihat dari fakta bahwa meskipun peralatan biasanya berada dalam barisan yang rapi, barisan yang digambarkan memiliki tempat-tempat kosong dengan kendaraan pengangkut di sebelahnya.

Gambar lain menunjukkan bahwa tidak hanya wadah rudal, tetapi juga deretan kendaraan yang telah berdiri di tempat terbuka selama bertahun-tahun, telah menghilang. Sebanyak 120 rudal kemungkinan telah dipindahkan dari lokasi wadah rudal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Iran Bersumpah Bikin...
Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Rekomendasi
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Berita Terkini
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved