Membludak, Antrian Pelayat Ratu Elizabeth II Dihentikan Sementara

Jum'at, 16 September 2022 - 19:53 WIB
loading...
Membludak, Antrian Pelayat Ratu Elizabeth II Dihentikan Sementara
Membludak, antrian pelayat Ratu Elizabeth II dihentikan sementara. Foto/Independent
A A A
LONDON - Antrian pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Ratu Elizabeth II terpaksa dihentikan untuk sementara, setidaknya hingga enam jam setelah mencapai kapasitas yang telah ditentukan.

Departemen Digital, Budaya, Media dan Olahraga (DCMS) mengatakan Southwark Park, yang menandai batas akhir antrean untuk melihat jasad Ratu Elizabeth II terbaring di Westminster Hall, berada dalam kapasitas penuh.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tolong jangan mencoba bergabung dengan antrian sampai dibuka kembali,” imbauan DCMS seperti dikutip dari Independent, Jumat (16/9/2022).

Dalam pembaruan terbarunya, DCMS mengatakan pelayat setidaknya harus menunggu selama 14 jam untuk memasuki Westminster Hall saat antrian membentang sepanjang 4,9 mil.

Baca: Putin Tak Diundang ke Pemakaman Ratu Elizabeth, Rusia: Inggris Sangat Tidak Bermoral

Orang-orang terus memasuki Southwark Park guna mengantri untuk melihat jasad Ratu Elizabeth II yang disemayamkan di Westminster Hall meskipun instruksi dari pemerintah bahwa masuk ke jalur tersebut telah dihentikan hingga setidaknya pukul 4 sore waktu setempat pada hari Jumat.

Seorang petugas antrian mengatakan kepada kantor berita PA bahwa mereka belum menerima instruksi apa pun untuk menutup gerbang dan menghentikan lebih banyak orang yang bergabung dalam antrian.

Ratusan orang terus berbaris melalui pintu gerbang ke taman.

Pembaruan datang ketika Transport for London (TfL) mengumumkan sebagian besar tiga stasiun Tube London pusat akan ditutup pada Senin pagi atau bertepatan hari pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey untuk menghindari kepadatan.

TfL mengumumkan bahwa penumpang akan dilarang memulai atau mengakhiri perjalanan di stasiun Westminster, St James's Park, dan Hyde Park Corner.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1477 seconds (10.177#12.26)