Saudi Harap Rusia dan China Dukung Perpanjangan Embargo Senjata Iran

Kamis, 02 Juli 2020 - 21:34 WIB
loading...
Saudi Harap Rusia dan...
Duta Besar Saudi untuk PBB, Abdallah Al-Mouallimi mengatakan bahwa mungkin sulit untuk membujuk anggota tetap Rusia dan China untuk menyetujui perpanjangan embargo. Foto/Ist
A A A
NEW YORK - Arab Saudi berharap Rusia dan China mendukung perpanjangan embargo senjata terhadap Iran. Berdasarkan kesepakatan nuklir 2015, embargo senjata Iran akan berakhir pada Oktober mendatang.

Duta Besar Saudi untuk PBB, Abdallah Al-Mouallimi mengatakan bahwa mungkin sulit untuk membujuk anggota tetap Rusia dan China, sebagai anggota tetap Dewan Keaman (DK) PBB untuk menyetujui perpanjangan embargo, mengingat pandangan mereka tentang Iran dan wilayah tersebut.

( Baca juga: AS Sebut Perpanjangan Sementara Embargo Senjata Iran Tidak Cukup )

"Rusia dan China sama-sama menyatakan solidaritas dengan Arab Saudi setelah serangan di wilayahnya, jadi kami berharap kami dapat membangunnya untuk menunjukkan bahwa satu-satunya cara untuk (mengutuk serangan itu) adalah dengan mempertahankan embargo senjata saat ini terhadap Iran," kata Al-Mouallimi.

“Kami menghormati (Rusia dan China) dalam melindungi kepentingan mereka di kawasan ini, tetapi kami berpikir bahwa kepentingan ini akan lebih baik dipertahankan dan dipromosikan oleh stabilitas dan perdamaian di kawasan itu, daripada bagi kami untuk terus menghadapi ancaman semacam ini," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved