Putin Peringatkan Ada Upaya Sabotase Perundingan Rusia dan AS

Jum'at, 28 Februari 2025 - 19:15 WIB
loading...
Putin Peringatkan Ada...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan para elit Barat "tidak senang" dengan potensi pemulihan hubungan antara Moskow dan Washington dan akan berusaha "merusak" dialog yang baru-baru ini dilanjutkan antara kedua kekuatan tersebut.

Di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump, Rusia dan AS telah mulai memulihkan kontak secara bertahap yang hampir tidak ada selama sekitar tiga tahun di bawah pendahulunya, Joe Biden.

Delegasi tingkat tinggi Rusia dan Amerika bertemu di Riyadh, Arab Saudi awal bulan ini. Setelah pembicaraan tersebut, kedua negara sepakat bekerja sama mengakhiri konflik Ukraina dan meningkatkan hubungan diplomatik dan ekonomi.

Berbicara pada pertemuan dewan Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) pada hari Kamis, Putin mengatakan kontak dengan pemerintahan Trump "memberikan harapan."

Kedua pihak bersedia bekerja sama memulihkan hubungan bilateral, serta menyelesaikan masalah "sistemik" dalam arsitektur keamanan global yang menyebabkan konflik Ukraina dan krisis lainnya. Namun, Putin memperingatkan, beberapa kekuatan ingin mencegah hal itu terjadi.

“Kami menyadari tidak semua orang senang melihat kontak Rusia-AS berlanjut. Sebagian elit Barat masih berkomitmen menjaga ketidakstabilan di dunia, dan kekuatan-kekuatan ini akan mencoba mengganggu atau mengkompromikan dialog yang baru saja dimulai kembali,” ujar dia.

“Kita perlu mengingat hal ini dan memanfaatkan setiap kemungkinan yang ditawarkan oleh diplomasi dan layanan khusus untuk menggagalkan upaya-upaya tersebut,” ujar dia kepada para pejabat FSB yang berkumpul.

Menurut Putin, pemerintahan AS yang baru menunjukkan “pragmatisme dan visi yang realistis tentang berbagai hal.”

“Mitra-mitra Moskow di Washington telah meninggalkan banyak stereotip, apa yang disebut aturan, dan klise-klise ideologis mesianis dari para pendahulu mereka, yang, pada kenyataannya, menyebabkan krisis seluruh sistem hubungan internasional,” papar dia.

Putin telah menunjukkan kesiapan Moskow menyelesaikan konflik Ukraina melalui cara-cara damai. Dia menekankan tujuan Rusia membangun sistem internasional yang memastikan pertimbangan kepentingan yang seimbang dan saling menguntungkan, menciptakan kerangka kerja keamanan Eropa dan global yang tak terpisahkan dan berjangka panjang.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Rusia Kecam Trump karena...
Rusia Kecam Trump karena Mengancam Akan Mengebom Iran
Antisipasi Eskalasi...
Antisipasi Eskalasi dengan NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Netanyahu Batal Tunjuk...
Netanyahu Batal Tunjuk Eli Sharafit Jadi Bos Baru Shin Bet karena Kritik Trump
Perang Panas Trump dan...
Perang Panas Trump dan Iran Bisa Picu Kiamat Inflasi?
Trump akan Modernisasi...
Trump akan Modernisasi Persenjataan Nuklir AS Tanpa Menambah Jumlah
Selamatkan Puluhan Warga...
Selamatkan Puluhan Warga Korsel dari Kebakaran Hutan, WNI Bisa Dapat Visa Jangka Panjang
Ngeri! Remaja Singapura...
Ngeri! Remaja Singapura Rencanakan Pembunuhan 100 Muslim di 5 Masjid saat Salat Jumat
Rekomendasi
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Melihat Peran Mantan...
Melihat Peran Mantan Laskar Pangeran Diponegoro Dalam Penyebaran Islam di Malang Raya
Pangeran Harry Memutuskan...
Pangeran Harry Memutuskan Hubungan dengan Putri Eugenie, Merasa Dikhianati
Berita Terkini
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
40 menit yang lalu
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
1 jam yang lalu
10 Negara Terkecil di...
10 Negara Terkecil di Dunia, Mayoritas Luasnya Lebih Kecil Dibandingkan Ukuran New York
10 jam yang lalu
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
11 jam yang lalu
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak
12 jam yang lalu
Israel Ingin Rebut Wilayah...
Israel Ingin Rebut Wilayah yang Lebih Luas, Hamas Siap Melawan
13 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved