Diam-diam Korea Utara Lakukan Kampanye Vaksinasi Covid-19

Kamis, 15 September 2022 - 20:41 WIB
loading...
A A A
Korea Utara dan Eritrea adalah satu-satunya negara yang belum memulai vaksinasi massal Covid-19. Para ahli telah lama memperingatkan Korea Utara dapat sangat terpukul oleh pandemi virus Corona karena kurangnya sumber daya medis, terutama di daerah pedesaan, di mana kemiskinan juga lebih umum.

Sejauh ini, tidak ada bukti kematian massal terkait Covid di Korea Utara. Itu bisa jadi karena Korea Utara bertindak cepat untuk menutup perbatasannya setelah virus Corona muncul di negara tetangga China pada awal 2020. Pemerintah otoriter Korea Utara juga memiliki tingkat kontrol sosial yang jauh lebih tinggi daripada hampir semua negara lain.

Tetapi bahkan jika Korea Utara telah mengalami wabah Covid-19 massal, dunia belum tentu tahu. Selama pandemi, pemerintah rahasia Korea Utara telah memutuskan hampir setiap titik kontak dengan dunia luar.

Negara itu juga tidak memiliki persediaan pengujian Covid-19 yang memadai, kata para ahli.

Selama lebih dari dua tahun pandemi, Korea Utara membantah mengalami kasus Covid-19. Korea Utara akhirnya mengakui wabah pada bulan Mei, tetapi dalam minggu-minggu berikutnya melaporkan penurunan kasus yang stabil. Pada saat itu, seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan skeptis tentang klaim Korea Utara bahwa situasinya membaik.

Jika Korea Utara memulai kampanye vaksinasi massal, menurut banyak analis, kemungkinan besar akan menggunakan vaksin dari China.

Pada awal Juni, Gavi mengatakan "mengerti" Korea Utara menerima tawaran vaksin dari China dan mulai memberikan dosis. Namun, badan itu tidak memberikan rincian apa pun.

Baca: Korut Tingkatkan Kewaspadaan pada Virus Baru yang Ditemukan di China
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Infografis
FBI Tuding Korea Utara...
FBI Tuding Korea Utara Retas Kripto Senilai Rp25 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved