Terus Bertambah, Armenia Sebut 105 Tentaranya Tewas dalam Bentrokan dengan Azerbaijan
Kamis, 15 September 2022 - 15:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Bersitegang dengan Azerbaijan, Blok Militer Pimpinan Rusia Kirim Tim ke Armenia
Turki bersekutu dengan Azerbaijan dan Presidennya, Recep Erdogan, menuduh Armenia memulai konflik dengan melanggar penyelesaian perdamaian yang ada.
Di Washington, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengadakan panggilan telepon dengan para pemimpin kedua negara dengan harapan memfasilitasi gencatan senjata - mendesak Moskow untuk berbuat lebih banyak juga.
Perselisihan yang berlangsung lama antara republik-republik bertetangga atas wilayah pegunungan Nagorno-Karabakh telah menyebabkan perang skala penuh pada 1980-an dan 1990-an, perang enam minggu pada 2020, dan bentrokan berkelanjutan selama beberapa dekade.
Meskipun diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, wilayah tersebut telah lama dihuni dan dikelola secara efektif oleh etnis Armenia.
Kesepakatan damai yang ditengahi Moskow yang mengakhiri perang 2020 membuat Armenia menarik pasukannya dari beberapa daerah yang diduduki di Azerbaijan.
Pasukan penjaga perdamaian Rusia yang terdiri dari hampir 2.000 orang dikerahkan ke daerah itu sebagai bagian dari negosiasi, di mana masih ada sampai sekarang.
Baca: Bentrok dengan Azerbaijan, Armenia Minta Bantuan Militer Rusia
Turki bersekutu dengan Azerbaijan dan Presidennya, Recep Erdogan, menuduh Armenia memulai konflik dengan melanggar penyelesaian perdamaian yang ada.
Di Washington, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengadakan panggilan telepon dengan para pemimpin kedua negara dengan harapan memfasilitasi gencatan senjata - mendesak Moskow untuk berbuat lebih banyak juga.
Perselisihan yang berlangsung lama antara republik-republik bertetangga atas wilayah pegunungan Nagorno-Karabakh telah menyebabkan perang skala penuh pada 1980-an dan 1990-an, perang enam minggu pada 2020, dan bentrokan berkelanjutan selama beberapa dekade.
Meskipun diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, wilayah tersebut telah lama dihuni dan dikelola secara efektif oleh etnis Armenia.
Kesepakatan damai yang ditengahi Moskow yang mengakhiri perang 2020 membuat Armenia menarik pasukannya dari beberapa daerah yang diduduki di Azerbaijan.
Pasukan penjaga perdamaian Rusia yang terdiri dari hampir 2.000 orang dikerahkan ke daerah itu sebagai bagian dari negosiasi, di mana masih ada sampai sekarang.
Baca: Bentrok dengan Azerbaijan, Armenia Minta Bantuan Militer Rusia
(ian)
Lihat Juga :