Bersitegang dengan Azerbaijan, Blok Militer Pimpinan Rusia Kirim Tim ke Armenia
Rabu, 14 September 2022 - 11:50 WIB
loading...
Blok militer pimpinan Rusia kirim tim ke Armenai setelah negara itu terlibat bentrok bersenjata dengan Azerbaijan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) pimpinan Rusia mengumumkan akan mengirim misi ke Armenia untuk melaporkan situasi di Kaukasus selatan dan mengusulkan solusi untuk ketegangan dengan Azerbaijan. Misi tersebut akan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal CSTO Stanislav Zas dari Belarusia dan termasuk Jenderal Rusia Anatoly Sidorov, kepala staf gabungan blok tersebut.
Keputusan itu dibuat pada konferensi video Dewan Keamanan blok itu, yang diselenggarakan oleh Armenia, yang saat ini memimpin CSTO. Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan memberi tahu sekutu tentang bentrokan perbatasan semalam dengan Azerbaijan.
Menurut kementerian pertahanan di Yerevan dan Baku setidaknya 49 orang Armenia dan 50 orang Azerbaijan tewas dalam pertempuran itu, yang melibatkan artileri berat dan drone.
Baca: Perang Azerbaijan-Armenia Berlanjut, Total 99 Tentara Tewas
Presiden Rusia Vladimir Putin memberi tahu sekutunya tentang langkah-langkah praktis yang telah diambil Moskow untuk mengurangi ketegangan di perbatasan Armenia-Azerbaijan.
"CSTO mendukung penyelesaian konflik Armenia-Azerbaijan secara eksklusif melalui cara politik dan diplomatik berdasarkan prinsip-prinsip hukum internasional yang diakui secara umum dan gencatan senjata yang dimediasi Rusia pada November 2020," kata organisasi itu seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (14/9/2022).
Moskow telah menengahi untuk mengakhiri konflik 44 hari, di mana Azerbaijan merebut kembali sebagian besar Nagorno Karabakh, sebuah wilayah yang sebagian besar dihuni oleh etnis Armenia yang memisahkan diri dari Baku pada 1990-an.
Keputusan itu dibuat pada konferensi video Dewan Keamanan blok itu, yang diselenggarakan oleh Armenia, yang saat ini memimpin CSTO. Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan memberi tahu sekutu tentang bentrokan perbatasan semalam dengan Azerbaijan.
Menurut kementerian pertahanan di Yerevan dan Baku setidaknya 49 orang Armenia dan 50 orang Azerbaijan tewas dalam pertempuran itu, yang melibatkan artileri berat dan drone.
Baca: Perang Azerbaijan-Armenia Berlanjut, Total 99 Tentara Tewas
Presiden Rusia Vladimir Putin memberi tahu sekutunya tentang langkah-langkah praktis yang telah diambil Moskow untuk mengurangi ketegangan di perbatasan Armenia-Azerbaijan.
"CSTO mendukung penyelesaian konflik Armenia-Azerbaijan secara eksklusif melalui cara politik dan diplomatik berdasarkan prinsip-prinsip hukum internasional yang diakui secara umum dan gencatan senjata yang dimediasi Rusia pada November 2020," kata organisasi itu seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (14/9/2022).
Moskow telah menengahi untuk mengakhiri konflik 44 hari, di mana Azerbaijan merebut kembali sebagian besar Nagorno Karabakh, sebuah wilayah yang sebagian besar dihuni oleh etnis Armenia yang memisahkan diri dari Baku pada 1990-an.
Lihat Juga :