Disambut Massa Puluhan Ribu, Jenazah Ratu Elizabeth II Tiba di Istana Buckingham

Rabu, 14 September 2022 - 04:26 WIB
loading...
Disambut Massa Puluhan...
Jenazah Ratu Elizabeth II tiba di Istana Buckingham dengan massa menyambutnya di sepanjang rute jalan di London, Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Raja Charles III dan anggota Keluarga Kerajaan Inggris menerima peti mati berisi jenazah Ratu Elizabeth II di Istana Buckingham pada Selasa malam.

Peti mati sang ratu tiba di istana setelah puluhan ribu orang berbaris di jalan-jalan di tengah hujan lebat untuk menandai kedatangannya di Ibu Kota Inggris, London.

Pada malam yang gelap, mobil jenazah dengan penerangan yang baik berjalan perlahan dari bandara terdekat melintasi London, di mana kerumunan orang berdiri di sepanjang rute, beberapa di jalan, yang lain melempar bunga.

Banyak orang keluar dari mobil mereka atau berlari dari jalan terdekat untuk melihat sekilas dari iring-iringan peti mati sang ratu.

Baca juga: Penyakit Ini Diklaim Penyebab Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Saat memasuki halaman istana, para polisi yang mengatur jalan berhenti untuk menundukkan kepala.

Charles, yang secara otomatis menjadi raja setelah kematian ibunya Kamis lalu, telah berkumpul bersama dengan tiga saudara kandungnya, dua putranya; William dan Harry, dan anggota senior keluarga kerajaan lainnya.

Menurut seorang juru bicara istana, mereka bersama-sama menyambut kedatangan peti jenazah Ratu Elizabet II.

Ratu Elizabeth II meninggal pada Kamis lalu di rumah liburannya di Kastil Balmoral, di Dataran Tinggi Skotlandia, pada usia 96 tahun. Inggris telah menetapkan 10 hari berkabung nasional.

Kematian penguasa terlama monarki Inggris itu telah mendorong ratusan ribu orang berkumpul di dekat istana untuk menyampaikan belasungkawa mereka.

Putri Anne, putri satu-satunya ratu, bepergian dengan peti mati tersebut, pertama dari kastil terpencil di Balmoral ke Edinburgh, di mana peti itu disambut oleh puluhan ribu pelayat, dan kemudian dibawa ke London.

"Merupakan suatu kehormatan dan hak istimewa untuk menemaninya dalam perjalanan terakhirnya," kata Anne dalam sebuah pernyataan.

“Menyaksikan cinta dan rasa hormat yang ditunjukkan oleh begitu banyak orang dalam perjalanan ini sangat merendahkan hati dan membangkitkan semangat," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Rabu (14/9/2022).

Di Edinburgh, sekelompok personel Angkatan Udara Kerajaan Inggris membawa peti mati ke pesawat pengangkut. Seorang pengawal kehormatan dari Resimen Kerajaan Skotlandia berdiri dengan bayonet tetap saat band resimen memainkan lagu kebangsaan dan pesawat mulai meluncur. Dengan itu, Skotlandia mengucapkan selamat tinggal pada sang ratu.

Pada hari Rabu, peti mati akan dibawa dengan kereta meriam sebagai bagian dari prosesi militer besar ke Westminster Hall, di mana periode persemayaman akan dimulai sampai pemakaman pada hari Senin depan (19/9/2022).

Anggota masyarakat akan diizinkan berjalan mendekati peti mati selama 24 jam sehari hingga pagi hari pemakaman, yang akan dihadiri oleh puluhan pemimpin dunia termasuk Presiden Amerika Serikat Joe Biden.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Alasan Ratu Elizabeth...
Alasan Ratu Elizabeth II Tak Pernah Sudi Kunjungi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved