Kisah Happy Hacker Bobol Triliunan dari Bank: Diklaim Disumbangkan ke Palestina, Padahal....

Rabu, 14 September 2022 - 01:28 WIB
loading...
A A A
Dia dituduh berpartisipasi dalam pengembangan, penjualan, dan distribusi virus "SpyEye", yang memungkinkan akses ke komputer dan mencuri informasi pribadi dan keuangan.

Bendelladj mengaku bersalah pada 2015 dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara setahun kemudian.

Menurut Departemen Kehakiman AS, Bendelladj mencuri ratusan ribu nomor kartu kredit dan rekening bank. "Menyebabkan kerugian jutaan dolar bagi individu dan lembaga keuangan di seluruh dunia," kata departemen tersebut.

Pihak berwenang AS memperkirakan bahwa "SpyEye" adalah malware utama yang menargetkan bank antara 2010 dan 2012, yang digunakan oleh "sindikat global penjahat siber untuk menginfeksi lebih dari 50 juta komputer, menyebabkan kerugian finansial hampir USD1 miliar bagi individu dan lembaga keuangan di seluruh dunia".

Beberapa posting dan artikel online menggambarkan Bendelladj sebagai pahlawan dengan mengeklaim bahwa dia menggunakan uangnya untuk mendanai badan amal Palestina.

Dokumen pengadilan yang tersedia tidak memberikan indikasi apa pun tentang apa yang dilakukan Bendelladj dengan uang curian itu.

Polisi Thailand pada tahun 2013 mengatakan Bendelladj mengatakan kepada mereka bahwa dia telah menghabiskannya untuk bepergian dan kehidupan mewah seperti terbang kelas satu dan tinggal di tempat-tempat mewah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved