Demi Temui Putin, Xi Tinggalkan China untuk Pertama Kali Sejak Pandemi

Minggu, 11 September 2022 - 21:40 WIB
loading...
Demi Temui Putin, Xi...
Demi Temui Putin, Xi Tinggalkan China untuk Pertama Kali Sejak Pandemi. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Presiden Chinna Xi Jinping akan meninggalkan China minggu ini untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun untuk perjalanan ke Asia Tengah, di mana dia akan bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin .

Perjalanan itu, yang pertama ke luar negeri sejak dimulainya pandemi COVID-19, menunjukkan betapa yakinnya Xi tentang hubungannya dengan Rusia dan betapa berbahayanya situasi global: konfrontasi Rusia dengan Barat atas Ukraina, krisis berakhir Taiwan, dan ekonomi global yang gagap.

Baca: Jokowi: Xi Jinping dan Putin Akan Hadiri KTT G20 di Bali

Xi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Kazakhstan pada Rabu (14/9/2022) dan kemudian akan bertemu Putin di KTT Organisasi Kerjasama Shanghai di kota kuno Jalur Sutra Samarkand di Uzbekistan, menurut Kazakhstan dan Kremlin.

Pembantu kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa Putin diperkirakan akan bertemu Xi di KTT tersebut. Kremlin menolak untuk memberikan rincian tentang substansi pembicaraan. China belum mengkonfirmasi rencana perjalanan Xi.

Pertemuan itu akan memberi Xi kesempatan untuk menggarisbawahi pengaruhnya, sementara Putin dapat menunjukkan kecenderungan Rusia terhadap Asia. Kedua pemimpin dapat menunjukkan penentangan mereka terhadap Amerika Serikat, seperti halnya Barat berusaha untuk menghukum Rusia atas perang Ukraina.

Baca: Putin dan Xi Jinping Akan Hadiri KTT G20 di Bali November Ini

Xi terakhir bertemu Putin pada Februari, hanya beberapa minggu sebelum presiden Rusia memerintahkan invasi ke Ukraina yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menabur kekacauan di ekonomi global.

Pada pertemuan pembukaan Olimpiade Musim Dingin itu, Xi dan Putin mendeklarasikan kemitraan “tanpa batas”, saling mendukung atas kebuntuan di Ukraina dan Taiwan dengan janji untuk berkolaborasi lebih banyak melawan Barat.

China telah menahan diri untuk tidak mengutuk operasi Rusia terhadap Ukraina atau menyebutnya sebagai “invasi” sejalan dengan Kremlin yang menyebut perang itu sebagai “operasi militer khusus.”

Baca: Anggap Remeh Kemarahan China, Senator AS: Xi Jinping Tidak Membuatku Takut

“Pesan yang lebih besar sebenarnya bukanlah bahwa Xi mendukung Putin, karena sudah cukup jelas bahwa Xi mendukung Putin,” kata Profesor Steve Tsang, direktur Institut China di Sekolah Studi Oriental dan Afrika di London.

“Sinyal yang lebih besar adalah dia, Xi Jinping, akan keluar dari China untuk pertama kalinya sejak pandemi menjelang kongres partai,” kata Tsang. “Jika akan ada persekongkolan melawannya, inilah saat persekongkolan itu akan terjadi. Dan dia jelas yakin bahwa persekongkolan itu tidak akan terjadi karena dia berada di luar negeri,” lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Pertama Kali, Israel...
Pertama Kali, Israel Gunakan THAAD untuk Cegat Rudal dari Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved