Bank Sentral Inggris: Uang Kertas Bergambar Ratu Elizabeth Tetap Berlaku

Jum'at, 09 September 2022 - 09:15 WIB
loading...
Bank Sentral Inggris: Uang Kertas Bergambar Ratu Elizabeth Tetap Berlaku
Bank Sentral Inggris: Uang Kertas Bergambar Ratu Elizabeth Tetap Berlaku. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Bank Sentral Inggris menyatakan, uang kertas yang menampilkan gambar Ratu Elizabeth tetap sah. Pernyataan itu dikeluarkan setelah kematian Ratu Elizabeth II, Kamis (8/9/2022).

"Uang kertas saat ini yang menampilkan gambar Yang Mulia Ratu akan terus menjadi alat pembayaran yang sah. Pengumuman lebih lanjut mengenai uang kertas Bank of England yang ada akan dibuat setelah periode berkabung diamati," kata pernyataan Bank Sentral Inggris, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Senyum Ratu Elizabeth II di Foto Terakhir Saat Menjamu PM Baru Inggris

Ratu Elizabeth adalah penguasa pertama Inggris yang tampil di uang kertas Bank of England. Kepergiannya telah menimbulkan luka mendalam pada warga Inggris, termasuk karyawan Bank Sentral.

"Dengan kesedihan yang mendalam saya mengetahui kematian Yang Mulia Ratu. Atas nama semua orang di Bank, saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada Keluarga Kerajaan," kata Gubernur Andrew Bailey.

Rencana pemakaman Ratu Elizabeth II tengah disiapkan oleh pihak Kerajaan Inggris. Ratu Elizabeth II dilaporkan akan dikebumikan di sebuah kapel kecil, di mana orang tuanya juga dimakamkan.

Suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip yang wafat tahun lalu dan dimakamkan di Royal Vault, di Kastil Windsor. Namun, seperti dilaporkan The Sun, Kamis (8/9/2022), jenazahnya akan dipindahkan sehingga dia dapat dimakamkan berdampingan dengan istrinya.

Baca: Ratu Elizabeth II Akan Dimakamkan Berdampingan dengan Pangeran Philip

Kapel kecil yang akan menjadi tempat pemakaman Ratu Elizabeth II, dinamai dengan nama ayahnya, Raja George VI. Kapel itu dibangun pada tahun 1969 di dalam Kapel St George utama. Abu adik perempuan Ratu, Putri Margaret, dipindahkan ke makam dua bulan setelah kematiannya pada Februari 2002.

Charles, yang sekarang akan dikenal sebagai Raja Charles III, memberikan pernyataan suram saat memimpin bangsa dalam berkabung malam ini.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1193 seconds (10.101#12.26)