Kenapa Iran Tidak Berani Serang Israel? Simak Penjelasannya
Kamis, 08 September 2022 - 16:06 WIB
loading...
Rudal Iran ditampilkan selama rapat umum yang menandai Hari Quds tahunan, atau Hari Yerusalem, pada Jumat terakhir bulan suci Ramadhan di Teheran, Iran, 29 April 2022. Foto/Majid Asgaripour/WANA/REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Iran merupakan titik fokus kebijakan luar negeri Israel pada 1948. Awalnya, Iran serta Israel mengembangkan hubungan dekat berdasarkan kepentingan bersama.
Berbagai jenis hubungan, mulai dari diplomatik, militer, sampai perdagangan bertahan hingga sekitar tiga dekade.
Namun kepentingan bersama untuk mempertahankan hubungan tersebut menjadi lesu usai revolusi Iran 1978 serta runtuhnya Uni Soviet pada 1989.
Hubungan Iran dan Israel semakin memburuk ketika Iran mengambil posisi garis depan melawan Israel dengan melatih Hizbullah Lebanon serta mendorong pejuang Palestina melawan Israel.
Baca juga: PBB: Iran Bisa Buat Bom Nuklir dalam 3 Pekan
Pada 2006, Israel dan Hizbullah terlibat perang lantaran Iran mempersenjatai kembali Hizbullah.
Pada 2010, ketegangan keduanya mencapai titik tertinggi. Hal ini karena kombinasi dugaan Iran yang mengejar kemampuan senjata nuklir.
Berbagai jenis hubungan, mulai dari diplomatik, militer, sampai perdagangan bertahan hingga sekitar tiga dekade.
Namun kepentingan bersama untuk mempertahankan hubungan tersebut menjadi lesu usai revolusi Iran 1978 serta runtuhnya Uni Soviet pada 1989.
Hubungan Iran dan Israel semakin memburuk ketika Iran mengambil posisi garis depan melawan Israel dengan melatih Hizbullah Lebanon serta mendorong pejuang Palestina melawan Israel.
Baca juga: PBB: Iran Bisa Buat Bom Nuklir dalam 3 Pekan
Pada 2006, Israel dan Hizbullah terlibat perang lantaran Iran mempersenjatai kembali Hizbullah.
Pada 2010, ketegangan keduanya mencapai titik tertinggi. Hal ini karena kombinasi dugaan Iran yang mengejar kemampuan senjata nuklir.
Lihat Juga :