AS Desak Turki Biarkan Hagia Sophia Tetap Jadi Museum
Kamis, 02 Juli 2020 - 06:20 WIB
loading...
Hagia Sophia berada di Istanbul, Turki. Foto/REUTERS/Murad Sezer
A
A
A
ANKARA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mendesak Turki membiarkan Hagia Sophia tetap jadi museum.
Hagia Sophia merupakan bekas katedral Bizantium yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu monumen paling banyak dikunjungi turis di Turki. Hagia Sophia menjadi pusat bagi Kristen Bizantium dan Muslim di era kekaisaran Ottoman.
Hagia Sophia selesai dibangun pada tahun 537 dengan teknik pembangunan futuristik pada era Konstantinopel dan menjadi katedral utama di Christendom serta terbesar di dunia. Bangunan itu telah ada 900 tahun sebelum diubah menjadi masjid oleh kekaisaran Ottoman pada 1453.
Bangunan itu diubah menjadi museum pada 1934 di era pendiri republik Turki modern Kemal Ataturk. Namun gugatan di pengadilan dapat mengubah status museum itu menjadi masjid.
Presiden Turki Tayyip Erdogan mengusulkan menjadikan Hagia Sophia atau disebut Ayasofya dalam bahasa Turki, sebagai masjid lagi. Kasus itu akan segera diputuskan pengadilan.
Hagia Sophia merupakan bekas katedral Bizantium yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu monumen paling banyak dikunjungi turis di Turki. Hagia Sophia menjadi pusat bagi Kristen Bizantium dan Muslim di era kekaisaran Ottoman.
Hagia Sophia selesai dibangun pada tahun 537 dengan teknik pembangunan futuristik pada era Konstantinopel dan menjadi katedral utama di Christendom serta terbesar di dunia. Bangunan itu telah ada 900 tahun sebelum diubah menjadi masjid oleh kekaisaran Ottoman pada 1453.
Bangunan itu diubah menjadi museum pada 1934 di era pendiri republik Turki modern Kemal Ataturk. Namun gugatan di pengadilan dapat mengubah status museum itu menjadi masjid.
Presiden Turki Tayyip Erdogan mengusulkan menjadikan Hagia Sophia atau disebut Ayasofya dalam bahasa Turki, sebagai masjid lagi. Kasus itu akan segera diputuskan pengadilan.
Lihat Juga :