Biden Tolak Tetapkan Rusia sebagai Negara Sponsor Terorisme

Selasa, 06 September 2022 - 18:03 WIB
loading...
Biden Tolak Tetapkan...
Presiden AS Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara pada Senin (5/9/2022) untuk menentang penetapan Rusia sebagai negara sponsor terorisme terkait konflik di Ukraina.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Biden mengatakan "tidak" ketika ditanya apakah dia yakin Rusia harus dicap sebagai negara sponsor terorisme.

Bulan lalu, dua senator AS, Richard Blumenthal (Partai Demokrat) dan Lindsey Graham (Partai Republik), mendesak Biden mendukung langkah tersebut, dalam upaya untuk meningkatkan tekanan pada Moskow.

Baca juga: Komentar Tegas Rusia tentang Liz Truss Jadi Perdana Menteri Baru Inggris

Penunjukan, yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri AS, berarti AS menganggap negara yang bersangkutan telah "berulang kali memberikan dukungan untuk tindakan terorisme internasional."

Status tersebut akan membawa, antara lain, larangan ekspor dan penjualan pertahanan, kontrol tertentu atas ekspor barang-barang penggunaan ganda, dan sejumlah pembatasan keuangan.

Hanya empat negara yang saat ini ditetapkan AS sebagai negara sponsor terorisme yakni Korea Utara, Iran, Kuba, dan Suriah.

Moskow telah memperingatkan penunjukan itu akan menandai "titik tidak bisa kembali" dalam hubungan antara kedua negara.

Pada Agustus, Aleksandr Darichev, kepala Departemen Amerika Utara di Kementerian Luar Negeri Rusia, mengisyaratkan label tersebut akan menyebabkan “kerusakan kolateral paling serius untuk hubungan bilateral, hingga penurunan level mereka dan bahkan pemutusan semua hubungan.”

Departemen Luar Negeri AS juga tampaknya menentang gagasan itu. Pada Agustus, Politico melaporkan badan tersebut diam-diam mendekati kantor Kongres, memperingatkan penunjukan itu dapat menggagalkan kesepakatan biji-bijian Ukraina dan berdampak pada hubungan ekonomi Washington yang masih tersisa dengan Moskow.

Sebelumnya, Rusia ditetapkan sebagai negara sponsor terorisme atas konflik di Ukraina oleh Latvia.

Resolusi parlemen tentang masalah itu juga mengecam apa yang disebutnya “kekerasan terhadap warga sipil dalam mengejar tujuan politik,” yang menuai pujian dari Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved