Kiamat Tak Jadi Datang, Ribuan Warga Kamboja Tinggalkan Pengungsian

Selasa, 06 September 2022 - 14:10 WIB
loading...
Kiamat Tak Jadi Datang,...
Sekitar 20.000 warga Kamboja mengungsi di rumah politisi karena percaya dengan ramalan kiamat akan terjadi 31 Agustus 2022. Sebagian besar dari mereka membubarkan diri karena kiamat tak terbukti. Foto/Facebook via UK Times
A A A
PHNOM PENH - Ribuan warga Kamboja ramai-ramai meninggalkan rumah politisi lokal tempat mereka mengungsi setelah hari kiamat yang diramalkan akanterjadi 31 Agustus 2022 tidak terbukti.

Ramalan hari kiamat yang meresahkan itu datang dari politisi lokal, Khem Veasna.

Akibat ramalannya, lebih dari 20.000 warga desa mengungsi di rumah kawasan pertaniannya di Provinsi Siem Reap—yang diklaim Veasna sebagai satu-satunya tempat yang akan selamat dari banjir besar pemicu kiamat.

Dari 20.000 orang yang mengungsi, sekarang telah berkurang menjadi sekitar 1.000 orang.

Baca juga: Percaya Kiamat Segera Datang, 20.000 Warga Kamboja Ngungsi

Pihak berwenang Kamboja telah memperingatkan akan melakukan tindakan keras jika para pengikut Khem Veasna—presiden Partai Liga untuk Demokrasi (LDP)—tidak membubarkan diri pada hari Minggu tengah malam dari rumah tersebut.

Ketika peringatan itu dikeluarkan, rumah Veansa dikunci dan dipagari dengan kendaraan militer.

Ribuan pengungsi sudah berada di rumah tersebut sekitar 10 hari dimulai setelah Khem Veasna mengklaim bahwa rumah di dekat Gunung Kulen itulah satu-satunya tempat yang sama dari kiamat—yang menurutnya akan terjadi pada 31 Agustus 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Daftar Negara yang Sudah...
Daftar Negara yang Sudah Buat Buku Panduan Hadapi Perang Dunia III untuk Warganya
Jam Kiamat Digeser Lebih...
Jam Kiamat Digeser Lebih Dekat ke Tengah Malam, Perang dan Bencana Global Mengkhawatirkan
Kapal Perang AS Sambangi...
Kapal Perang AS Sambangi Pangkalan AL Kamboja yang Didanai China
Bos Scam Chen Zhi Ditangkap,...
Bos Scam Chen Zhi Ditangkap, China Desak Seluruh Kaki Tangannya Menyerah
Pasukan Thailand Kuasai...
Pasukan Thailand Kuasai Wilayah Kamboja, Gencatan Senjata Tak Berlaku
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Mayoritas Warga Israel...
Mayoritas Warga Israel Tak Percaya Cara Netanyahu di Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved