Tensi dengan China Memanas, Taipan Taiwan Berencana Latih 3 Juta Prajurit Sipil
Kamis, 01 September 2022 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Sang taipan mengatakan dia akan memberikan TW$600 juta (Rp292 miliar) untuk melatih tiga juta "pejuang beruang hitam" dalam tiga tahun ke depan yang dapat bekerja bersama militer.
Sedangkan TW$400 juta (Rp194 miliar) lainnya akan digunakan untuk melatih 300.000 "penembak jitu" dengan keterampilan menembak.
Tsao, yang tidak lagi memegang posisi atau jabatan apa pun di UMC, menggambarkan risiko yang ditimbulkan oleh China sebagai eksistensial.
"Ancaman Partai Komunis China terhadap Taiwan semakin meningkat dan perang melawan (itu) berarti kebebasan melawan perbudakan, demokrasi melawan otoritarianisme serta beradab melawan barbar," katanya.
Baca juga: China Abaikan Keluhan Taiwan Soal Drone
"Jika kita berhasil melawan ambisi China, kita tidak hanya akan dapat melindungi tanah air kita, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi situasi dunia dan perkembangan peradaban," imbuhnya seperti dikutip dari France24.
Taiwan telah menghabiskan puluhan tahun hidup berdampingan dengan ancaman China, tetapi gemeretak pedang telah menjadi lebih jelas di bawah Presiden Xi Jinping.
Sedangkan TW$400 juta (Rp194 miliar) lainnya akan digunakan untuk melatih 300.000 "penembak jitu" dengan keterampilan menembak.
Tsao, yang tidak lagi memegang posisi atau jabatan apa pun di UMC, menggambarkan risiko yang ditimbulkan oleh China sebagai eksistensial.
"Ancaman Partai Komunis China terhadap Taiwan semakin meningkat dan perang melawan (itu) berarti kebebasan melawan perbudakan, demokrasi melawan otoritarianisme serta beradab melawan barbar," katanya.
Baca juga: China Abaikan Keluhan Taiwan Soal Drone
"Jika kita berhasil melawan ambisi China, kita tidak hanya akan dapat melindungi tanah air kita, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi situasi dunia dan perkembangan peradaban," imbuhnya seperti dikutip dari France24.
Taiwan telah menghabiskan puluhan tahun hidup berdampingan dengan ancaman China, tetapi gemeretak pedang telah menjadi lebih jelas di bawah Presiden Xi Jinping.
Lihat Juga :