Rudal Jelajah Canggih Ini Bikin Bomber Siluman B-2 AS Momok bagi Kapal Perang China

Kamis, 01 September 2022 - 11:16 WIB
loading...
A A A
Angkatan Udara AS (USAF) semakin mengerahkan bomber B-2 di kawasan Indo-Pasifik dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, tiga bomber B-2 tiba di pulau Diego Garcia di Samudra Hindia untuk mendukung komitmen keamanan AS di kawasan Indo-Pasifik.

Juga, pada tahun ini di bulan Maret, B-2 Spirit USAF melakukan misi di Indo-Pasifik dengan lima pesawat tempur yang berbeda, termasuk dua F-35A, dua EA-18 Growler, dan dua F/A-18F Super Hornet, dua F-16C, dan sebuah pesawat tanker KC-135.

Itu diikuti oleh penyebaran empat bomber B-2 pada bulan Juli di Pangkalan Amberley Angkatan Udara Australia (RAAF) di Queensland untuk mendukung Satuan Tugas Pengebom Angkatan Udara Pasifik. Ini adalah pertama kalinya B-2 dikerahkan ke Australia sebagai bagian dari Satuan Tugas Pengebom (BTF).

Pengerahan itu berlangsung hingga akhir Agustus, di mana B-2 mengambil bagian dalam berbagai latihan bersama dengan Pasukan Pertahanan Australia sebagai bagian dari Inisiatif Kerjasama Udara yang Ditingkatkan di bawah Perjanjian Postur Kekuatan antara AS dan Australia.

Bomber B-2 adalah salah satu dari tiga kaki triad nuklir AS. Karena fitur siluman mereka, seperti bahan penyerap radar dan mesin yang tersembunyi di dalam tubuh, pesawat ini dapat mendekati musuh tanpa diketahui dan meluncurkan rudal atau menjatuhkan bom.

Namun, desain siluman tidak membuat B-2 tak terkalahkan, karena China terus mengembangkan pertahanan udaranya, terutama dengan fokus pada teknologi kontra-siluman.

Oleh karena itu, menambahkan rudal jelajah jarak jauh seperti JASSM-ER dapat memungkinkan B-2 untuk menyerang target dari jarak di mana pertahanan udara tidak dapat mendeteksi atau mencegat bomber tersebut, membuatnya lebih mematikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Kehebatan Rudal Balistik...
Kehebatan Rudal Balistik DF-31 China yang Bikin AS Ketar-ketir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved